Kayu Milik Perhutani KPH Cibereum – Munjul Diduga Dicuri

Pandeglang, JAPOS.CO – Diduga telah terjadi pencurian kayu jenis manium di wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cibeureum, Gunung Batu – Munjul tepatnya di blok Cimuncang dan Cimunggah Haji pada Jumat (16/8) sekitar pukul 11.00 Wib. Perbutan tersebut dilancarkan oleh Cecep dan Rajak. Diperkirakan kayu yang dicuri sebanyak 3 mobil. Hal tersebut dikatakan oleh Nawawi selaku Anggota LSM GPS kepada Japos.co belum lama ini.

Sementara itu, Rajak saat dikonfirmasi perihal dugaan pencurian kayu yang menyebut dirinya salah satu pelaku membatah hal tersebut, berdalih bahwa  saat itu dirinya tidak ikut namun meminta kepada Cecep untuk menebang salah satu pohon yang menutupi sawahnya.

“Saya tidak ikut-ikutan dan tidak tahu. Memang betul saat itu saya melihat Cecep menebang pohon, makanya saya sekalian meminta untuk menebang salah satu pohon yang menutupi sawah karena sawah saya menjadi teduh tertutup pohon tersebut dan setelah itu Cecep memberikan saya beberapa potong kayu,” ujarnya.

Kayu yang dicuri itu merupakan aset milik perhutani yang seharusnya dijaga oleh kepala RPH Cibereum beserta jajaranya, namun saat dikonfirmasi oleh Japos.co, Ruyani selaku kepala RPH tidak mengetahui perihal pencurian tersebut.

Ruyani berdalih bahwa dirinya baru saja menjabat. “Saya belum tahu pak, nanti saya telusuri dulu ke bawah karena saya baru saja menjabat,“ ujarnya.

Menyikapi permasalahan tersebut, Nawawi berharap ada penegakan hukum terlepas dari alasan Kepala RPH yang katanya baru saja menjabat.

“Saya harap kepada aparat penegak hukum agar menindak tegas ke para oknum yang sudah melakukan pencurian kayu milik perhutani kerena ini sudah melanggar Undang-undang no 18 tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan,” pungkasnya. (Yan)

 523 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *