Diduga Penggunaan  Dana BUMDes Desa Sei Sentosa Tidak Trasparan

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama warga Desa Sei Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara mendesak Inspektorat Pemkab Labuhanbatu untuk memeriksa penggunaan anggaran BUMDes Desa Sei Sentosa.

BPD maupun masyarakat menyampaikan rasa kecewaannya karena  banyak ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan dana BUMDes, ditambah lagi aktivitas BUMDes sudah lama tidak berjalan.

Menurut salah seorang warga Desa Sei Sentosa dan juga menjabat Sekretaris BPD, Izul menyampaikan kekecewaan  bersama warga pada (30/8/2019) lalu, di mana, mereka meminta Ketua BUMDes, sebagai penanggung jawab anggaran agar transparan dalam pengelolaan dana yang cukup besar itu.

Dia menilai, sejak anggaran dana BUMDes tahun 2017, sekitar Rp 300 juta, seolah-olah raib begitu saja dan bangunan BUMDes juga sudah lama tidak beroperasi sekitar April 2018.
“Inilah sebagai bentuk kekecewaan kita dengan adanya kucuran dana desa dan ADD, tapi pemerintah desa tidak dapat memaksimalkan anggaran tersebut untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Sei Sentosa,” jelasnya Selasa (3/9/2019) kepada wartawan.

Dirinya juga mendesak Camat, Kepala Desa, dan pendamping Desa, bersama masyarakat untuk dilaksanakan musyawarah desa yang dihadiri seluruh elemen-elemen masyarakat.
“Di situ kami meminta laporan pertanggungjawaban Ketua BUMDes, agar nanti hasilnya dibawa ke Pemkab Labuhanbatu melalui instansi terkait untuk dilakukan audit anggran,” harapnya.
Dia juga berharap ke depannya pemerintah desa harus bijak menyikapi hal seperti ini agar dana yang disediakan pemerintah pusat tidak sia- sia.
“Dan paling kita khawatirkan dana tersebut digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Izul.
Terkait dengan pertanggungjawaban BUMDes, Kepala Desa Sei Sentosa, Suhardi yang dikonfirmasi awak media ini, belum berhasil mendapatkan jawaban dari panggilan nomor selulernya.(At)

 580 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *