Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diamankan Di Mapolres Samosir

Samosir, JAPOS.CO – Polres Samosir melalui Satuan Res Narkoba kembali berhasil melakukan penangkapan kepada 4 orang pemakai Narkoba jenis Sabu, Selasa (27/8) di Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Penangkapan berawal ketika Satreskrim Polres Samosir melakukan penangkapan terhadap pelaku pencuri toko HP di Pangururan bernama Kennedy Sitanggang alias KS (27) yang merupakan penduduk Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan. Hasil proses interogasi terhadap KS, pelaku mengaku melakukan pencurian bersama Gibran G Pasaribu alias GGP  (26).

Dari hasil pengembangan, didapatkan informasi bahwa GGP sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu di salah satu rumah sekitar Desa Parlondut Pangururan.Satreskrim Polres Samosir langsung berkoordinasi dengan Satres Narkoba dan melakukan penyergapan. Dari ke 4 orang sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu ditemani seorang perempuan cantik bernama Yantri Marpaung alias YM (32), AS (34) dan Printek Silalahi alias PS alias MT (43).

Ke 4 pelaku penyalah gunaan narkoba jenis sabu ini dibenarkan Kapolres Samosir, Agus Darojat ketika press rilis di Mapolres Samosir, Kamis (29/8).

Personil polisi Sat Narkoba Polres Samosir langsung mengamankan para pelaku dan menyita barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak sekitar 2 gram yang dibalut 6 bungkus plastik putih transparan serta satu butir pil exstacy, satu buah alat hisap (bong) melekat pipet ditutup botol merk larutan penyegar dan satu buah timbangan elektrik warna putih merk Camry.

Sesuai keterangan para pelaku, polisi mendapatkan informasi salah satu pelaku lagi sedang berada dirumahnya yaitu PS alias MT  personil polres meluncur melakukan penangkapan dirumahnya PS. Dari rumah PS ditemukan 5 (lima) bungkus plastik putih transparan yang didalamnya diduga narkotika jenis sabu serta satu butir pil exstacy. Kami langsung melakukan penangkapan tersangka dan barang buktike Polres Samosir guna proses penyelidikan lebih lanjut,jelas kasat Narkoba N. Sibarani.

Kapolres Samosir menjelaskan, bahwa Para pelaku terancam hukuman diatas 5 tahun karena diduga melanggar Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, pasal 112 junto 127.(jbr).

 

 575 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *