Uji Coba Satu Lajur Kanalisasi Angkutan Umum di Statsiun MRT Lebak Bulus

Jakarta, JAPOS.CO – Sudin Perhubungan Jakarta Selatan Bersama MRT Lebak Bulus Uji Coba Kanalisasi Angkutan Umum Satu Lajur Kiri Stasiun MRT Lebak Bulus, Ojol dan Kendaraan Pribadi Dilarang Masuk.

Sudin Perhubungan Jakarta Selatan bersama PT MRT Jakarta tengah menggelar uji coba penutupan jalur bus rapid transit (BRT) Transjakarta yang terletak di bawah Stasiun Lebak Bulus.

Uji Coba dimulai Jum’at Sore dimulai pemasangan rambu khusus angkutan umum dilanjutkan sosialisasi kepada penghuna kendaraan ojol dan kendaraan pribadi dan daring tidak masuk ke satu lajur khusu angkutan umum

Sebanyak 5 Petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan setiap harinya melakukan pengaturan lalu lintas bersama pihak keamanan MRT akan melakukan tutup buka pintu masuk lajur khusus angkutan umum.

Kasudin Perhubungan Jaksel, Christianto mengatakan satu lajur khusus angkutan umum dibuat hanya boleh dilewati angkutan umum, seperti bus Transjakarta, angkutan pengumpan (feeder) Transjakarta, Jaklingko dan angkutan umum lainya.

“Uji coba penutupan ini rencananya akan berlangsung sepanjang hari selama satu bulan ke depan, ” jelas Kasudin

Christianto menambahkan uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong masyarakat mulai merubah gaya hidup masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

“Dengan satu lajur khusus angkutan umum dari tiga lajur arus lalu lintas akan lebih tertib, kendaraan pribadi dan transportasi online dapat menggunakan dua lajur lainya, “ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta Selatan, Sabtu (24/8).

Menurut Christianto, uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong masyarakat mulai menggunakan area transit plaza sebagai tempat antar dan jemput.

“Bagi masyarakat pengguna layanan transportasi daring serta kendaraan pribadi, diarahkan untuk naik dan turun di area transit plaza yang terletak di depan gedung Point Square sedangkan untuk parkir disediakan park and ride lebak bulus,” lanjutnya.

Masih kata Christianto, pengguna kendaraan pribadi atau daring yang masuk kategori penumpang prioritas seperti lansia dan penyandang disabilitas, tetap diperbolehkan masuk dari sisi Gereja Nehemia apabila hendak menaiki Moda Raya Terpadu Jakarta atau bus Transjakarta di Stasiun Lebak Bulus Grab.

“Dengan pemberlakuan uji coba kanalisasi angkutan umum di Stasiun MRT Lebak Bulus angkutan umum lebih tertata, tertib, aman dan juga akan memberikan manfaat mengatasi kemacetan,”pungkasny.(*)

 603 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *