Terkait Kasus Dispora, DPRD Kabupaten Pasuruan Jadi Perbincangan

Pasuruan, JAPOS.CO – Kasus di Dispora Kabupaten Pasuruan yang ramai di perbincangkan akhir-akhir ini menjadi polemik berkepanjangan. Pasalnya beberapa fakta terlihat gamblang. Hal tersebut diungkapkan Ketua LSM MERAK, Hartadi dan Ketua LPK-SM Rakyat Sejahtera.

Menurut Adi, sapaan akrab hartadi mengatakan, kasus yang saat ini di tangani oleh Kejaksaan Negeri Bangil Pasuruan seharusnya bisa lebih maksimal lagi.

“Lilik yang sudah di tetapkan tersangka tapi oleh kejari bangil dilakukan penangguhan penahanan adalah sesuatu yang tidak adil, harusnya segera tahan kalau sudah dijadikan tersangka, “jelasnya kepada Japos.co dikomplek perkantoran raci, Senin (19/8).

Masih kata Adi,  mutasi di lakukan akhir-akhir ini, kadispora di mutasi menjadi Sekwan DPRD Kabupaten Pasuruan itu sesuatu yang kurang tepat.

“Kasihan kantor dewan kenapa dijadikan tempat orang yang terkena masalah, saya menduga ada yang mencurigakan terkait kasus ini, “ucap hartadi. 

Hal senada disampaikan Ketua LPK-SM Rakyat Sejahtera, Sumarsono mungkin bagi pegawai di kesekretariatan DPRD Kabupaten Pasuruan sendiri menjadi beban mental dengan ditaruhnya Munif sebagai sekwan.

“Semoga kedepan bisa lebih baik lagi lah, dan kasus dispora agar segera dituntaskan agar tidak bias kemana mana, “ucap Marsono. 

Sayangnya munif yang saat ini menjabat Sekwan DPRD Kabupaten Pasuruan belum bisa di konfirmasi terkait hal ini.(sp) 

 

 979 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *