Ketua DPRD Babel Sesalkan Ketidakhadiran Anggotanya Pada Rapat Paripurna

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya menyesalkan ketidakhadiran beberapa anggotanya pada Rapat Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 74 di Ruang Paripurna, Jumat (16/8).

“Saya sangat menyesalkan, artinya ini akan menjadi sebuah contoh bagi masyarakat bagaimana kami ingin memaknai, sedangkan para wakil-wakil kami juga tidak mau datang, ini sangat sedih,” kata Didit saat diwawancarai seusai Rapat Paripurna.

Hal ini ditegaskan Didit, ditujukan kepada semua anggota dewan yang tidak hadir, terlepas yang masih terpilih atau tidak terpilih lagi pada pemilihan legislatif (pileg) beberapa waktu lalu.

“Terlepas, anggota dewan tersebut, terpilih nggak terpilih, kita ini kan bagian Bangsa Indonesia, andaikata kalau kita berada dalam sejarah merebut kemerdekaan, belum tentu kita bisa nikmati,” tegasnya.

Didit mengingatkan kembali bahwa perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah itu bukan hal yang mudah, perlu pengorbanan jiwa dan raga dengan tetesan keringat, air mata dan tumpahan darah.

“Maka maknai lah rasa kebanggaan berbangsa ini. Dengan kita menghadiri (rapat paripurna-red) saja ini suatu bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT kepada kita melalui pejuang-pejuang kita, tapi itu kembali kepada diri masing-masing,” tegasnya.

“Masa’ kita yang sudah menikmati juga nggak mau hadir, kita kan tinggal menikmati aja, kalau nggak ada perjuangan, nggak bisa jadi anggota dewan juga, kalau kita dijajah Belanda, jangan kan jadi anggota dewan, makan aja susah, ini kan permasalahannya,” tambahnya. 

Oleh karena itu, Ia akan memberikan sanksi kepada para anggota dewan yang tidak hadir pada Rapat Paripurna peringatan HUT Kemerdekaan RI ini, dan ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Saya akan memberikan sanksi kepada fraksi PDI Perjuangan, bagi anggota dewan nggak akan saya tanda tangan SPPD nya, itu sanksinya. Yang jelas, kita berharap bahwa hal ini jangan terjadi lagi,” pungkasnya

Sekedar informasi, anggota dewan yang hadir pada Rapat Paripurna hari ini berjumlah 24 orang, sementara yang tidak hadir ada 20 orang. (Oby)

 

 

 217 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *