Yayasan Budhi Luhur Dan Polres Tanjab Barat Lakukan Bhakti Sosial Salurkan Air Bersih

Kualatungkal, JAPOS.CO – Masyarakat Kualatungkal mengalami krisis Air Bersih, pasalnya musim kemarau sudah tiba sehingga susah mendapatkan air bersih untuk digunakan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Sementara Yayasan Budhi Luhur, Polres Tanjab Barat dan perusahaan Air Bersih Muntialo (AM) tidak tinggal diam, pihaknya langsung menyalurkan Air Bersih dengan menggunakan mobil tengki ke masyarakat RT. 03, 04, 08, 09 dan RT 10 Kelurahan Tungkal 4 Kota, Rabu (14/8).

Dari pantauan Japos.copada saat  mobil tengki air datang di rumah Yayasan Budhi Luhur, masyarakat berbondong-bondong untuk mendapatkan jatah air yang akan diberikan.

Ketua Yayasan Budhi Luhur Kualatungkal, Hartono Kusuma mengatakan kegiatan penyaluran air bersih ini dilakukan setiap hari, namun dengan lokasi yang berbeda.

“Setelah ini, nanti kita lakukan lagi di RT yang lainnya, setidaknya saudara-saudara kita yang lainnya juga bias mendapatkan air, bantuan seperti ini memang sudah dari jaman nenek moyang kita, memang harus saling berbagi antara satu sama yang lain, hal ini untuk kebaikan dan mempererat tali silaturahmi antara sesama agama, kita tidak bisa dipacah belahkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, harus saling membantu para saudara-saudara kita yang saat ini sedang dilanda kesusahan air bersih, dengan penyaluran air bersih ini setidaknya bisa mengatasi kesulitan masyarakat yang membutuhan air bersih,” sebut Joni sapaan akrab Hartono Kusuma.

Sementara Ketua Rt 09, Buyung mewakili dari beberapa RT menyampaikan mewakili dari RT yang lain mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Budhi Luhur, Polres Tanjab Barat dan Perusahaan Air Bersih Muntialo (AM) yang membantu air bersih kepada masyarakat setempat.

“Kami dari warga sekitar sangat terbantu dengan adanya kegiatan seperti ini, memang dalam 1 bulan belakangan ini para warga sudah resah, karena kebutuhan air bersih sudah pada habis, ditambah lagi dengan mecetnya PDAM Kualatungkal yang saat ini sedang mati total, dikarenakan musim kemarau tiba sumber air PDAM juga ikut kering, jadi warga memang benar-benar membutuhkan air bersih tersebut, jadi sangat butuh sekali uluran tangan dari pihak manapun, “jelasnya.

“ Saya tahu Ketua Yayasan ini memang dari dulu sering membantu para warga sekitar, kami sangat mengetahui bahwa Joni adalah asli anak daerah kita ini, dia sangat tau apa-apa yang dibutuhkan oleh warga sekitar, dan sangat peduli sekali dengan penderitaan yang dialami oleh para warga sekitar, kalau masalah bantuan, bukan ini saja yang selalu disalurkan, bahkan bantuan yang lainnya juga pernah, “ terangnya.

Buyung berharap, dalam keadaan kemarau ini serta PDAM Kualatungkal tidak mengalir, Pemkab Tanjab Barat segera menyalurkan bantuan air bersih diberbagai wilayah.

“Pemkab jangan hanya diam saja, lakukan lah yang terbaik untuk para masyarakatnya, saat ini kami dari masyarakat Kualatungkal memang benar-benar membutuhkan air bersih, sebab pasokan air bersih yang ada di rumah-rumah warga sudah pada kering, jadi kapan lagi Pemkab ingin melakukan yang terbaik untuk masyarakatnya, “pungkas Buyung.(tenk)

 321 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *