Guru SD di Bantaeng Diduga Plester Mulut 6 Orang Siswanya

Bantaeng, JAPOS.CO – Kesal anak muridnya selalu ribut, seorang oknum Guru di sekolah dasar negeri elite di Bantaeng  memberikan hukuman kepada 6 orang  bagi siswanya diduga dengan melakban mulut muridnya.

Informasi dugaan itu dibenarkan oleh kepala sekolahnya bahwa anak-anak tersebut dilakban lantaran ribut.

“Aksi guru tersebut diketahui oleh salah satu orang tua siswa, saat anaknya mengadu ke orang tuanya apa  yang diperbuat oleh gurunya sehingga akan memindahkan anak ke sekolah itu, “sebut Kepala Sekolah, Hartati kepada Japos.co, Kamis(8/8).

Namun Kepala sekolah membantah jika lakban mulut merupakan aturan yang dikeluarkan oleh sekolah ini.

“Lakban mulut merupakan taktik guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar,menurut oknum guru yang melakban siswanya,” tuturnya.

Sementara salah satu guru menjelaskan oknum guru yang melakban siswanya gara-gara sering rubut di kelas sehingga memberi hukuman memplester mulut 6 orang  siswanya dengan lakban.

“Tindakan tersebut karna pola cara mendidik siswanya agar cepat cerdas, ” jelas Hartati menurut pengakuan oknum guru tersebut.

“Anak itu ribut, supaya gak ribut gitu (dilakban),saya tanya ke siswa mereka angkat tangan sebanyak 6 orang, “lanjutnya.

“Tindakan tersebut sangat tidak terpuji, ” terangnya.

Sementara Kabid  Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Miftahuddin, saat dikonfirmasi melelalui sambungan seluler mengaku mendapat laporan terkait dugaan kekerasan yang terjadi di SD Negeri tersebut.

”Benar, saya dapat laporan dari orang tua murid, kalau ada murid yang diduga mendapatkan perlakukan tidak wajar dari salah seorang guru di sekolah tersebut dan kejadian ini sudah di ketahui oleh Bupati Bantaeng melaui pesan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng.” katanya. (Tim).

 

 478 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *