Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Kristina Gultom

Tapanuli Utara, JAPOS.CO – Jenazah Kristina Gultom diduga korban pembunuhan tiba di rumah duka pukul 07.30 WIB setelah selesai diautopsi dari RSU Djasamen Saragih Pematang Siantar, Sumatera Utara. 

Jenazah Kristina disambut jerit tangis ibu dan keluarga begitu juga seluruh masyarakat yang ikut menyaksikan saat jenazah Kristina Gultom diturunkan dari ambulans dan dimasukkan ke rumah duka di Dusun Pangguan Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Sesampainya di rumah duka (Red-  Isak tangis Ibunda Tiomasretna Sianturi saat disinyalir serta diterjemahkan dari bahasa Toba/Batak kedalam bahasa Indonesia). 

“Kristina Boruku, bagak ma ho lao borukku, alai mulak malala bohimi. Ikkon songononma dibahen tu ho borukku, disiksa ho jala dibolokkon tu ramba. Inang borukku (Kristina anakku, saat pergi kau cantik, namun saat kembali wajahmu luka lebam, putriku. Seperti inilah harus kau rasakan putriku, kau disiksa dan dibuang ke semak. Aduh putriku),” senandung sedih Tiomasretna masih memenuhi rumah duka yang sudah mulai didatangi para pelayat.  

Sebelum ajal , Kristina Gultom (20) merupakan siswi dari SMK Swasta Karya Tarutung Kelas XII yang diduga menjadi korban pembunuhan dan perkosaan.  

Kristina Gultom sehari-hari tinggal bersama kedua orangtuanya dan sedang menjalani praktik kerja lapangan di Kantor Dispora Tapanuli Utara. Kristina Gultom merupakan putri dari pasangan Sardi Gultom dan Tiomasretna boru Sianturi. 

Jenazah Kristina Gultom disemayamkan di rumah duka, di Dusun Pangguan Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.(B.N)

 335 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *