Kebudayaan Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Konflik Sosial

Bengkulu, JAPOS.CO – Untuk meningkatkan peran serta lembaga adat dan organisasi kedaerahan didalam menumbuhkembangkan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal di berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu dapat menjadi rule model bagi upaya penyelesaian konflik yang terjadi di berbagai daerah provinsi Bengkulu. 

Peran strategis pemerintah, pemangku adat dan bersama tokoh agama, adat serta masyarakat untuk menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya menjaga dan memelihara nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal bisa menjadi solusi penyelesaian konflik sosial, untuk itu melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Kearifan Lokal dalam pencegahan konflik Sosial pada Selasa (6/8) di Madelin II Jl. Kapuas Kota Bengkulu. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kabinda, Polda, para Kaban/Kakan Kesbangpol, Ketua BMA, Ketua Peguyuban dan Ketua organisasi kedaerahan se-provinsi Bengkulu. 

Dalam sosialisasi peningkatan pemahaman kearifan lokal dalam pencegahan konflik Sosial  tersebut membahas mengenai peran, faktor pendukung, faktor penghambat dalam melestarikan kearifan lokal, dan bagaimana kearifan lokal dapat mencegah adanya konflik sosial. 

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MA dalam sambutannya diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si mengatakan bahwa sosialisasi ini, pertama Forum resmi sebagai media dalam rangka pencegahan konflik sosial. Selain itu nilai/norma-norma dapat mengantisipasi adanya konflik sosial.  

“Mementum sosialisasi pertama, hendaknya menjadi pemantapan kearifan lokal dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di Provinsi Bengkulu. Kedua, degregrasi moral berdampak kepada menurunnya sopan satun masyarakat yang dapat memecah rasa persatuan dan kesatuan di Provinsi Bengkulu. Ketiga, membangun karakter masyarakat berbudaya dan bermatabat. Keempat, pentingnya kearifan lokal untuk mencegah konflik sosial dalam menumbuhkembangkan kedamaian dan kerukunan ditengah-tengah masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu,” tegas Gubernur. (JM)

 449 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *