Aktivis Komando Dorong DPMPD, Inspektorat, Kejaksaan Mesti Adakan Audit Terkait DD di Ciawi

Pandeglang, JAPOS.CO – Persoalan Dana Desa (DD) Ciawi, Kecamatan Patia pada tahap 2 Tahun 2018 yang dialokasi pada pembelian ambulan seperti yang diberitakan sebelumnya, terdapat dugaan markup. Hal tersebut dilihat dari flatform jaga milik KPK sebesar Rp. 205 juta, namun di kwitansi pembayaran mobil jenis Suzuki APV berjenis ambulan hanya Rp. 187 juta. Artinya dari  jumlah harga tersebut ada kelebihan sekitar Rp. 17 juta, dengan kelebihan tersebut Kepala Desa Ciawi berdalih lebihnya itu di Silpakan pada tahap berikutnya di tahun yang sama.

Adanya masalah dugaan markup tersebut, aktivis Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) Pandeglang angkat bicara dan pihaknya akan menyikapi dengan melakukan aksi demonstrasi di Dinas DPMPD, Iqnspektorat, Kejari Kab. Pandeglang nantinya.

Maman Maulana pembicara KOMANDO mengatakan bahwa persoalan DD di Desa Ciawi, Kecamatan Patia tentunya harus lebih serius lagi pengawasannya oleh instansi terkait kaya DPMPD, Inspektorat dan Kejaksaan.

“Mereka mestinya lebih intensif lagi dalam melakukan monitoring dan evaluasi terkait dana desa, jangan cuma sekedar datang meminta berkas – berkas laporan atau SPJ lalu selesai sudah tanpa di lakukan audit yang mendalam. Kan audit, itu jangan cuma secara administratif saja, fisiknya pun mesti jadi referensi untuk di periksa juga,” katanya.

”Namun dalam pantauan KOMANDO selama ini pemeriksaan itu terkesan alakadarnya untuk menggugurkan kewajiban saja. Dana Desa adalah uang rakyat bukan uang kepala desa, ulah (jangan) disalahgunakan. Inspektorat, DPMD, Kejaksaan kudu turun tangan ngusut tuntas dugaan korupsi di desa dan kami dari KOMANDO berharap di Pandeglang ini tidak lagi ada para Kepala Desa yang melakukan penyelewengan dana desa yang terkucur ke desa – desa  khususnya di Kab. Pandeglang ini. Kami akan menyikapi permasalahan desa Ciawi ini dengan mendatangi dinas terkait membawa toa, sound sistem dan masa untuk menyuarakan aspirasi sebagai corong keadilan dan kebenaran,” imbuh Maman kepada japos.co, Senin (5/8). (N@2)

 265 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *