RJPJMN 2020-2024 Awal, Bupati Sukabumi Usulkan Pelayanan Dasar dan Program Prioritas

Sukabumi, JAPOS.CO – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan  Pembangunan Nasional menggelar Rapat Konsultasi Regional penyusunan Rancangan AwalRencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)  2020-2024, di shangri-la Hotel di Surabaya, Senin (29/07). 

Kegiatan tersebut sebagai implementasi dari Undang-Undang No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, sebagai pencapaian visi dan misi dalam Strategi Pembangunan Nasional, Kebijakan Umum, Program Prioritas, serta Kerangka Ekonomi Makro dan Arah Kebijakan Fiskal sebagai rancangan awal program tahun.  

“Kegiatan ini  sebagai sarana Konsultasi Rancangan Awal RPJMN 2020-2024, melalui forum ini kita bisa  menyelaraskan target dan agenda pembangunan nasional dengan pembangunan daerah,” ungkap Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang hadir dalam acara tersebut.

Kegiatan penyelenggaraan konsultasi regional saat ini dilakukan  per pulau besar  seperti  Pulau Jawa dan Pulau Bali  yang diikuti oleh 7 (tujuh) Provinsi beserta kabupaten/kota.  

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah Kabupaten Sukabumi Maman Abdurahman  menyampaikan bahwa pembahasan terfokus pada issue strategis. 

Terkait program pembangunan nasional 5 tahun ke depan, Maman menjelaskan  Kabupaten Sukabumi usulkan rancangan awal pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, infrastruktur), pengembangan pariwisata, serta pembangunan sektor air minum dan sanitasi. 

Sementara untuk sektor pertanian pemerintah daerah  fokus dalam hilirisasi (pengolahan) sesuai rencana pembangunan Kab. Sukabumi. “Kawasan strategis di Kab. Sukabumi kita dorong ke dalam program prioritas nasional, seperti Geopark Ciletuh Palabuhanratu menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN), Kawasan Ciwaru – Tamanjaya – Mekarsakti (Citamansakti) dan Koridor Kadudampit-Sukabumi-Sukaraja-Sukalarang menjadi  Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN), selanjutnya  Kawasan Ekonomi Khusus Cikidang,” jelasnya. 

Maman berharap dengan adanya percepatan pembangunan di ketiga kawasan tersebut bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten sukabumi sehingga masyarakat bisa lebih sejahtera.(Suyudi)

 223 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *