Ketua JB : Semangat Hari Ini Anak Bergembira Dalam Meraih Prestasi

Jakarta, JAPOS.CO – Puluhan anak-anak Bilik Pintar (BILPIN) dan Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) mengikuti lomba melukis dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional bersama Jakarta Bahagia dan Pikobol yang bertempat di Kampung pemulung, Menteng Atas, Jakarta Selatan, Minggu (28/7).

Ketua Jakarta Bahagia, Agus Supriyanto mengatakan hari ini bersama beberapa kelompok masyarakat sedang merayakan hari anak nasioanal.

“Sesungguhnya hari ini kami- kami beserta kelompok masyarakat Jakarta Bahagia, Bilik Pintar, Pikobol, Saaja dan ada beberapa teman suporting dari Grace yang secara pribadi sudah membantu, ” jelasnya kepada wartawan usai kegiatan.

Menurut Agus, acara ini bertujuan menambah suasana hangat agar dekat antara anak dengan anak, anak dengan orang tua maupun dengan kakak-kakaknya yang berada di tengah kegiatan anak- anak.

“Semangat yang kita bawa hari ini anak bergembira dalam meraih prestasi,” terangnya.

Agus mengajak kepada Pemerintah Pemprov khususnya para pemimpin bisa hadir ditengah- tengah masyarakat.

Harapan Agus, kebijakan yang selama ini sudah berpihak kepada persoalan anak-anak, pendidikan masih perlu adanya ketegasan- ketegasan dalam operasionalisasi program.

“Bagaimana program itu berjalan dengan maksimal untuk anak terutama pendidikan, ruang bermain yang baik serta harus mempunyai interaksi di tengah keluarga yang baik. Jadi perlu banyaknya lintas sektoral agar melakukan sinergitas terbangun, ” kata Agus.

Ia juga menyampaikan kegiatan ini turut dihadiri Pak seko, pihak kecamatan dan Lurah juga hadir.

“Ini satu kebanggaan, apresiasi perhatian tercurah kepada masyarakat namun bukan hanya sebatas kehadiran tapi  bagaimana setelah kehadiran dapat menyerap aspirasi yang ada, ” ujarnya.

Seperti hal, kata Agus yang harus dikuatkan kembali Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagaimana monitoringnya, serta ruang publik untuk anak-anak.

“Tidak harus besar tapi Pemprov bisa menyediakan untuk interaksi anak-anak yang membutuhkan ruang bermain,” tuturnya.

Agus  juga mengapresiasi pemerintah khususnya Pemberdayaan Perlindungan Anak Dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) serta KPAI yang sudah bergerak ke arah sana. Tetapi tidak semata-mata program yang formalis saja namun peran masyarakat juga harus dilibatkan.

“Saya punya keyakinan semua pihak lintas sektoral mengajak masyarakat terlibat dalam membangun anak sendiri, masih banyak apa yang harus dilakukan, ” ungkapnya.

Ada beberapa hal yang masih luput perhatian, menurut Agus, mereka yang berdomisili di Jakarta namun belum memiliki indentitas Jakarta masih identitas daerah.

“Upaya-upaya yang sudah dilakukan dinas sosial dan gerakan- gerakan ini agar lebih efektif mengajak masyarakat terlibat, ” jelasnya.

Agus berpesan, anak- anak adalah generasi yang perlu mendapatkan kesiapan kedepan.

“Anak-anak harus bergembira dalam tumbuh kembang serta mengoptimalkan pengawasan pada lingkungan, faktanya lingkungan mempunyai pengaruh besar, ” terangnya.

Di hari anak nasional, kata Agus, ayo semangati bersama semangat belajar mereka dan lebih memberikan kasih sayang kepada anak- anak sendiri.

Sebagai penutup Agus berpesan, anak – anak harus didampingi menjadi bagian generasi agar bisa mempunyai kesempatan berkompetisi dan berinteraksi pengembangan diri dan mengembangkan gagasan apapun untuk bangsa dan negara. (D2)

 381 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *