PKH Desa Babakan Lor Cikedal Diduga Tidak Tepat Sasaran

Pandeglang  JAPOS.CO – PKH (Program Keluarga Harapan ) salah satu program pemerintah pusat yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial bertujuan bagi masyarakat yang mengalami keterpurukan ekonomi (fakir miskin). Sesuai dengan UUD Tahun 1945 yang  dituangkan dalam pasal 34 ayat 1 yang berbunyi; “ fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara”.

Namun didalam program PKH menuangkan aturan siapa yang wajib menerima, diantaranya  keluarga yang tidak mampu, memiliki anak sekolah, mempunyai balita serta lansia.

Dari penelusuran Japos.co dilapangan di Desa Babakan Lor, Kec Cikedal program keluarga harapan (PKH) sangat disayangkan tidak tepat sasaran.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Babakan, Suhada mengaku benar program PKH tidak tepat sasaran.

”Jujur saya sendiri tidak tahu kenapa warga saya yang seharusnya dapat tidak dapat dan yang seharusnya tidak dapat malah dapat, bahkan masyarakat selalu saya yang disalahkan,  wah pak Kades pilih kasih saya yang orang miskin tidak dapat, sedangakan yang kaya malah dapat,” jelasnya menirukan ucapan warga kepada Japos.co saat dikonfirmasi, Rabu (17/7).

“Saya selaku kades juga berkeinginan memperjuangkan warga saya terutama yang memang membutuhkan bantuan tersebut. Namun apa daya saya bukan orang yang berwenang merubah data tersebut, “tambahnya.

Sementara Mulyanti selaku Pendamping tingkat Desa menyatakan bahwa diririnya juga baru tiga bulan pindah jadi pendamping di Pandeglang ini.

”Mohon maaf saya sendiri juga baru tiga bulan pindah di Kabupaten Pandeglang jadi saya cuma sebatas melanjutkan apa yang sudah ada, “ucap Mulyanti.

“Dan setahu saya program tersebut falidasinya dari tahun 2015, sehingga untuk data memang seharusnya sudah dirubah, intinya kita sudah diijinkan oleh Dinas Sosial untuk melakukan pendataan baru dan akan kita lakukan survey secepatnya,”pungkasnya.(aan)

 

                                                                          

 

 

 

 455 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *