Doni : Pelaku Penjual Togel Selalu Tertangkap Namun Bandar Tidak Pernah Tersentuh

Pekanbaru, JAPOS.CO – Polsek Tapung berhasil menangkap para pelaku judi togel, Rabu (17/7) namun bukannya mendaptakan apresiasi malah menuai kecaman dari masyarakat.

Masyarakat merasa kecewa atas prilaku aparat kepolisian yang hanya menangkap tiga pelaku penjual togel (Jurtul) yang merupakan korban bisnis perjudian sementara para bandar sama sekali tidak pernah tersentuh.

Atas kejadian ini, Doni, anggota LSM sangat menyayangkan kinerja Polisi yang tidak mampu melakukan penangkapan terhadap para bandar judi togel.

“Polisi memiliki kemampuan untuk mengungkap berbagai kasus besar seperti  jaringan teroris, namun mengapa bisnis perjudian togel bagaikan jamur hidup dimana-mana tidak bisa mengungkapnya,” terang Doni.

Menurut Doni,  polisi yang melakukan penangkapan terhadap pelaku penjual togel seolah-olah membasahi bisnis perjudian, sementara bandar dibiarkan berkeliaran hingga berkembang.

“Sebenarnya, jika pihak kepolisian benar-benar serius dan jujur dalam mengungkap kasus bisnis perjudian togel ini, sangat besar kemungkinan juga bisa menangkap para bandar, “lanjut Doni.

“Saat penangkapan terjadi, polisi mengamankan BB berupa HP dan dari situ harusnya bisa diketahui ke bandar mana para pelaku melakukan transaksi. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah memang ada unsur kesengajaan? “tanyanya.

Doni menduga, para pelaku penjual togel yang tertangkap oleh aparat kepolisian bisa jadi merupakan korban persaingan bisnis dari para bandar Judi togel dan menganggap salah satu bandar diduga telah memperalat oknum aparat untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku penjual togel dan dianggapnya jurtul menyimpang saat transaksi hasil penjualan ke bandar tersebut.

Satu hari setelah penangkapan, diketahui sejumlah bandar togel tetap menjalankan bisnis perjudian diwilayah Kampar terutama Tapung Raya, diduga oknum aparat kepolisian menerima Income (FEE) dari para bandar. Hal ini diungkapkan oleh salah satu bandar berinisial TP saat berbincang-bincang di kantin. Selain itu, Ia juga mengungkapkan nama-nama sejumlah bandar togel yang bermain di wilayah Tapung Kampar.

Selain bandar TP, bandar bisnis togel berinisial TG yang tinggal di daerah Tapung Hilir km 26 juga pernah mengungkapkan ke JP yang saat itu kebetulan bertemu di salah satu warung remang-remang di kota Batak Tapung dengan jawaban yang  sama “ Jika tidak ada setoran, kita nggak aman” ungkap mereka.

Selain dari bandar, informasi yang sama juga ditemukan JP bersama LSM IPSPK3 RI dari salah satu Kapolsek wilayah kabupaten Kampar. “Para bandar bisnis perjudian jenis togel tidak mudah untuk ditangkap dikarenakan para bandar diduga sudah ada hubungan dengan oknum aparat”, ungkapnya saat dikonfirmasi oleh media bersama LSM.

“Tindak kejahatan itu tidak mudah untuk dihentikan, kita cuma bisa menghambat, “jawab Kapolsek Tapung di  ruang kerjanya saat dikonfirmasi, Selasa (09/07).

Sebelumnya Kapolsek Tapung, Kompol Sumarno juga menjelaskan judi merupakan  penyakit masyarakat yang harus diberantas sesuai dengan arahan Kapolres Kampar.

“Kami terus berusaha untuk menangkap para pelaku. Mengenai Bandar judi togel ini sulit untuk ditangkap sebab mereka bermain/transaksi dengan sistem online, mengenai oknum aparat yang mendapat setoran dari Bandar judi, itu saya tidak tahu,” ujar Sumarno saat dikonfirmasi melalui selulernya kepada Japos.co. (Tim)

 

 859 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *