Disbun Jatim Tingkatkan Produksi Kopi Arabica

Surabaya, JAPOS.CO – Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur tetap konsisten mengembangkan budidaya tanaman Kopi Arabica, pasalnya kopi farian Arabica memiliki nilai jual atau nilai ekonomi yang relatif lebih tinggi daripada jenis farian lain.

Kepala Dinas Perkebunan  Jatim, Ir. Karyadi MM menyampaikan  harga kopi Arabica ini yang sudah dikemas bisa tiga kali lipat dibanding kopi berjenis Robusta.

“Kopi jenis Arabica yang sudah roasting saat ini dihargai Rp 114.000 perkilogram  sedangkan yang masih berupa Biji dihargai Rp 75.000. Sementara Kopi Kopi Robusta dihargai Rp 30 .000 biji dan yang sidah di roasting Rp 70.000,”tegas kepala dinas

Lanjut Karyadi,  Provinsi Jawa Timur  mampu memproduksi 64.711 ton kopi pertahunya  sementara kebutuhan.Kopi di Jatim  hanya 46.617 ton dapat simpulkan saat ini produksi Kopi Jatim surplus  21.094 ton yang bisa diexport karena kebutuhan lokal Jawa Timur telah terpenuhi.

Sehubungan permintaan dari Luar negeri yang sangat tinggi akan kopi dari Jawa Timur sementara produksi masih kurang dari angka permintaan, untuk itulah kepala Disbun Jatim memberikan semangat bagi Gapoktan – Gapoktan Kopi di Jawa Timur dengan harapan seiring banyaknya tanaman kopi yang dikelola oleh gapoktan defisit produksi berangsur dapat dipenuhi.

Sementara saat ini jumlah area perkebunan kopi di jawa Timur baik Robusta dan robusta adalah seluas 106 .000 hekto are  rencananya akan ada perluasan lahan kopi khususnya Arabica  seluas 31,7 ribu hekto are dan existin kebun kopi di lahan masyarakat 21,3 hekto are dan masih adalagi lahan yang bisa dikembangkan seluas 20 .000 hekto area lagi.

Seiring pembukaan lahan oleh perhutani tersebut prioritas pengembangan perkebunan kopi di jawa timur diutamakan tanaman kopi arabica  ada di pegunungan Ijen, Bromo, Tengger, Semeru (BTS )  dan lingkar Wilis dengan potensu lahan pengembangan seluas 16.605 hektare.

Lebih jauh Karyadi menambahkan bahwa dinas perkebunan Jatim tidak akan berhenti berinovasi guna meningkatkan produktifitas kopi di Jawa Timur demi terpenuhinya permintaan pasar export yang akan membawa dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi jawa timur khususnya dan Indonesia secara menyeluruh. (ZEIN)

 

 616 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *