Krisyanto Vokalis Band Jamrud Balon Bupati Pandeglang Di Harapkan Membawa Perubahan

Pandeglang,  JAPOS.CO  – Krisyanto vokalis band jamrud akan maju sebagai bakal calon ( Balon ) Bupati Pandeglang mendatang dari jalur independen merupakan putra daerah yang pernah menempuh pendidikan di Pandeglang  menggelar acara bertajuk ngopi bareng kembali ke kampong halaman di kedai café bakar perhutani alun-alun Pandeglang, Kamis (11/7).

Acara tersebut dihadiri para relawan untuk Krisyanto, kalangan akademisi, organisasi kemahasiswaan, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi kepemudaan lainnya, di isi dengan diskusi  permasalahan menyangkut isu sosial, ekonomi, pendidikan, infrastruktur, reformasi birokrasi yang masih jauh dari harapan masyarakat Kab Pandeglang.

Krisyanto mengungkapkan kenapa memberanikan untuk maju di kontestasi Pilkada Kab Pandeglang.  Pasalnya dia merasa miris ketika ada masyarakat yang mesti ditandu untuk berobat ke Puskesmas karena infrastruktur jalannya jelek sehingga  viral di media sosial dan pemberitaan media masa.

“Saya untuk maju sebagai Balon Bupati  penuh perjalanan yang cukup panjang dari dorongan berbagai eleman masyarakat dan para tokoh, sesepuh, ulama Kabupaten Pandeglang selama ini saya melakukan silaturahmi kepada mereka,” jelasnya.

“Saya gak kebayang jadi Balon Bupati Pandeglang asa teu napak kaki ( serasa kaki melayang ), karena gak terbesit jadi pejabat apa lagi Bupati, dulu cita–cita saya ingin jadi musisi ngamen keliling, berat  menjadi seorang pemimpin karena memimpin rumah tangga aja yang  beberapa orang saja sudah repot apa lagi mimpin jutaan orang, pokoknya gak kebayang lah,” lanjut Krisyanto.

Proses perjalanan menjadi Balon Bupati cukup panjang setelah beberapa elemen masyarakat dan para seniman, musisi Pandeglang mendorong untuk maju.

“Para seniman, musisi mengontak saya mendorong untuk maju, itu pun masih dipikiran terus, singkatnya setelah saya ngobrol dengan keluarga dan keliling silaturahmi ke para tokoh, sesepuh serta ulama di wilayah Pandeglang beberapa waktu lalu dan alhamdulillah di restui, dari situ lah saya bismillah,” ungkapnya.

Menurut Krisyanto  terpilih atau tidak bukan menjadi perioritas, yang terpenting berani dan bersikap jujur karena itu lah modal untuk melakukan perubahan.

“Selaku mahluk yang di ciptakan Allah SWT, tentunya lebih cenderung banyak kekurangan di banding ke lebihannya karena kita tidak sempurna. Insya Allah jika saya di percaya untuk membangun Kabupaten Pandeglang apa yang di sampaikan dalam diskusi akan menjadi evaluasi dan saya akan melakukan perubahan untuk Pandeglang secara bersama – sama,” tutupnya. ( Na2 )

 

 

 244 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *