Komisi II DPRD Babel Minta Dinas Pertanian Melakukan Sensus Data Petani Mandiri Dan Swadaya

Bangka Belitung, JAPOS. CO – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Aksan Visyawan meminta pihak terkait untuk melakukan sensus data jumlah petani mandiri dan swadaya. Pasalnya, dengan melemahnya harga sawit yang terdampak paling parah adalah petani sawit mandiri.

“Solusinya, saya minta dinas pertanian bikin laporan tertulis, berapa persen eksisting petani mandiri dan swadaya itu,” kata Aksan kepada wartawan, Selasa (2/7).

Dia juga meminta kepada dinas pertanian untuk melakukan presentasi mengenai jumlah petani mandiri yang di Babel pada 15 Juli mendatang. Selama ini, kata Aksan, data mengenai petani tersebut terus berubah dan perlukan sensus.

“Harus ada solusinya bagaimana membantu petani. Seperti poktan, koperasi dan Bumdes. Selama ini, harga karet di lapangan sekitar 700, padahal Pergub tertanggal 6 Juni lalu 1.200,” imbuh politisi PKS ini.

Sebelumnya, DPRD Babel menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyikapai harga sawit dan karet yang mengalami penurunan.

RDP tersebut dihadiri dinas pertanian, dinas perindustrian dan perdagangan, Apkasindo (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) dan pihak terkait. (Oby) 

 

 189 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *