Para Pencari Suaka Bermukim Di Trotoar Jalan Kebon Sirih

Jakarta, JAPOS.CO – Para pencari suaka asal Afghanistan dan Afrika  dalam beberapa hari terakhir bermukim di trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Mereka tampak memasang tenda dan menggelar alas untuk tidur di trotoar depan Masjid Ar-Rayyan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (6/7) sekitar pukul 10.00 WIB. Selain itu, terlihat juga ada pakaian yang dijemur di kawat berduri.

Pencari suaka terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak. Para pencari suaka itu juga terlihat membawa sejumlah barang seperti payung, koper, tas dan lainnya.

Salah satu pencari suaka, Nasir Muhammad (27), mengatakan dia telah tinggal di trotoar Jalan Kebon Sirih selama 2 minggu. Sebelumnya, dia mengaku tinggal di Kalideres, Jakarta Barat.

“Ya kita ada di sana (Kalideres) 1 tahun 5 bulan. Kita nungguin di imigrasi sama pengungsi, sama UNHCR, tapi mereka nggak ada kabar,” ujar Nasir dalam Bahasa Indonesia yang tidak lancer seperti dilansir detik.com

Mereka terpaksa pindah dari Kalideres, Menurut Nasir karena dianggap memenuhi jalan dan trotoar.

“Ada orang pindah di sini, sekarang ada 100 (pengungsi) lebih disini,” ujar Nasir.

Sementara Plt Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Teuku Faizasyah menyebut masalah pencari suaka yang terlantar di trotoar Jalan Kebon Sirih adalah tanggung jawab Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Menurutnya, UNHCR yang bertanggungjawab mencarikan negara yagn bersedia menampung para pencari suaka itu.

“Mungkin masalahnya bukan di pihak Indonesia-nya ya, tapi dengan pihak UNHCR yang mencarikan negara yang bersedia menampung mereka sebagai pengungsi ya. Itu di luar ranah pemerintah ya, karena itu adalah bagaimana tanggung jawab yang dimiliki oleh UNHCR untuk mencarikan status penempatan mereka,” ujarnya kepada wartawan di kantornya, Jalan Pejambon, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/7). (d2)

 193 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *