Proyek Jl. Siduk – Ketapang Senilai Rp. 42 Miliar, Diduga Keras Menyimpang   

Ketapang, JAPOS.CO – Pelaksanaan Proyek Jalan Nasional pada paket Preservasi Jalan Ruas Siduk – Ketapang, APBN Tahun 2019 dengan Nilai Kontrak Rp. 42,8 Miliar diduga keras menyimpang pada Pekerjaan Timbunan dan Pekerjaan Patching, hal tersebut dilaporkan warga Ketapang kepada Jaya Pos belum lama ini. Proyek yang dilaksanakan oleh PT. RIAU SEPADAN tersebut  berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan  Nasional Wilayah I Provinsi Kalimantan Barat.

Menurut laporan warga, Pelaksanaan Proyek ini terdapat indikasi penyimpangan pada Item Pekerjaan Tanah, yakni Timbunan. Timbunan pada Proyek ini diduga kuat tidak sesuai Perencanaan Teknis, kondisi riil di lapangan seperti pada gambar di atas, ketebalan timbunan diperkirakanhanya berkisar 5 hingga 10 cm, sementara hasil investigasi Japos.co menemukan data-data serta dokumen-dokumen Terkait Proyek itu, salah satunya dokumen Detiled Engineering Design (DED) Proyek Preservasi Jalan Ruas Siduk – Ketapang Tahun 2019, di dalam Dokumen tersebut tertera bahwa Pekerjaan Timbunan Pilihan dengan ketebalan 30 Cm, di dalam dokumen tersebut, dijelaskan  pula bahwa sebelum timbunan pada pekerjaan sisi Jalan, terdapat juga Pekerjaan Galian.

Proyek Preservasi Jalan Ruas Siduk – Ketapang Tahun 2019 terdiri dari  beberapa Segmen Pekerjaan serta beberapa Item Pekerjaan, diantaranya ; Pekerjaan Pemeliharan Rutin Jalan sepanjang 41,20 Km,  Pekerjaan Pemeliharaan Rutin Jembatan 338.00 Meter, Pekerjaan Rehabilitasi Minor Jalan 18.80 Km, Pekerjaan Rekonstruksi 1.00 Km serta Pekerjaan Rehabilitasi/Pemeliharaan Berkala Jembatan Kuala Tolak Besar 82.00 Km dan Jembatan Pawan II 227.00 Km. Selain adanya indikasi permasalahan pada pekerjaan Timbunan Tanah, Proyek ini juga diduga ada permasalahan pada pekerjaan Patching, pelaksanaan pekerjaaan Patching dilaksanakan tanpa ada proses Cutting. Atas permasalahan tersebut, Reza selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek ini ketika dikonfirmasi Japos.co  (04/07) via whatsApp, belum memberikan jawaban. (Hardi)

 

 

 

 

225 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!