Bantuan Alsintan Pertanian Diatur System “Brigade”, Namun Diduga Salah Sasaran

Pangkep, JAPOS.CO –  Sejak Januari tahun 2016 silam bantuan alsintan pertanian sudah diatur dalam system brigade, namun sayangnya system tersebut diduga salah sasaran. Hal tersebut diungkapkan Lembaga penegak aspirasi repormasi (LSM Lapar) diruang kerjanya kepada Japos.co, Rabu (4/7)

“Sebelumnya saya sempat bersteatment di salah satu media cetak harian Jaya pos, karena system ini di anggap salah sasaran, bahkan banyak kelompok tani yang sudah sekian lama mengajukan permohonan proposal alsintan pertanian namun sayangnya selalu di kesampingkan atau tidak di pedulikan,” jelasnya.

Menurut pentolan LSM Lapar, dengan adanya profosal yang di ajukan yang sudah bertahun – tahun belum juga mendapatkan realisasi dari dinas pertanian tersebut,karena di duga adanya kepentingan serta kebijakan didalamnya.

Ironisnya, setiap kolompok tani yang mengajukan profosal alsintan maka para pejabat dinas pertanian tersebut,dengan spontanitas menjawab dengan dalih bahwa alsintan yang ada di gudang adalah sistem brigade,

“Sebenarnya ini bantuan yang ada di dinas pertanian murni diperuntukkan khusus para petani atau orang orang tertentu yang mendapatkannya atau yang di atur dalam sistem tersebut,” ujarnya merasa heran.

Lanjutnya,  Ia mencontohkan ada salah satu ketua kolompok tani yang ada di Sultra Kab Kolaka yang pernah merasa di hantui dengan adanya para oknum dinas pertanian yang mendatangi rumahnya.

“Pernah ada datang kerumah dengan dalil bahwa anda sudah bisa membawahnya hand traktor tangan di rumah anda dengan jasa pengeluaran hand traktor tersebut sebanyak rp 13 000,000,per unitnya di tambah lagi dengan mesin pompa air yang 8,5 pk dengan harga Rp 8000,000 dengan mengatas namakan Kepala Dinas, “ ungkapnya.

Inilah permainan para koruptor negara yang susah dihapuskan oleh para pejabat yang terkait atau para penegak hukum yang ada di Indonesia khususnya.

Ia berharap dengan naiknya pemberitaan ini para penegak hukum bisa menjadi bahan pertimbangan untuk kedepannya dan bisa di jadikan dalam bentuk pengawasan di lapangan. (borahima)

 

 178 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *