Forwaka Babel Harus Dapat Memainkan Perannya Sebagai Wartawan Yang Mengerti Hukum

Bangka Belitung, JAPOS.CO – Semangat Forwaka Babel dalam beraudiensi dengan kejaksaan terus dijalin dengan mengunjungi korps adhiyaksa di provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kali ini berkesempatan berkunjung ke Kejari Bangka.

Dalam mandatnya, Kepala Kejaksaan (Kajari) Kabupaten Bangka, Jefrri Huway SH MH menyampaikan kalau Forwaka Babel difungsikan sebagai corong pemberitaan ke publik. “Selain sebagai corong pemberitaan di kejaksaan. Saya berharap Forwaka Babel sebagai sarana penyeimbang pemberitaan diluar. Dalam pengertian tidak semua wartawan itu mengerti ilmu hukum. Jadi perkembangan yang dimaksudkan adalah bagaimana Forwaka Babel memainkan peran sebagai jurnalis yang paham hukum sehingga setiap ada persoalan hukum, wartawan bisa memposisikan peranannya yang mengerti hukum dan sebagai bagian dalam proses pembelajaran terhadap masyarakat,” kata Jefrri Huway dalam pesan moralnya di ruang kerjanya, Rabu (26/6).

Dikatakan Jefrri Huway, jika ada kecurigaan-kecurigaan terhadap proses penegakan hukum, Forwaka Babel bisa memainkan perananya memberitakan sebagai penyeimbang dengan memberikan informasi proses hukum yang benar.

Lebih jauh Jefrri Huway berharap Forwaka Babel lebih banyak memberikan berita terhadap pemahaman hukum yang jelas.

“Harapan saya teman-teman Forwaka lebih banyak memahami dan mengerti hukum. Sehingga pola-pola yang dipakai untuk pemberitaan itu bisa dipertanggungjawabkan. Berita akan masuk dalam kondisi berbobot dan jauh dari kesan berita hoax. Hoax itu bukan hanya berita yang tidak benar tetapi hoax berita yang tidak berdasar,” imbuhnya.

Jefrri Huway berpesan agar Forwaka Babel jangan sekali-kali membikin berita hoax. Menurutnya berita hoax itu bernuansa tidak benar hanya menggiring opini masyarakat yang tidak mendasar.

“Termasuk juga berita hoax adalah opini wartawan sebagai penulis berita hoax itu sendiri. Jadi harapan besar saya untuk Forwaka Babel bikinlah berita yang berkualitas dan mendudukan sesuai porsinya. Memang terkadang orang diluar sana menganggap Forwaka ini beritanya memihak, tapi itu saya anggap salah besar. Berita yang dibuat Forwaka pasti mendudukan persoalan hukum sesuai porsinya,” tandasnya.

Sementara Ketua Forwaka Babel, Ngadianto Asri sangat berterimakasih terhadap masukan berharga dari Kajari Bangka.

“Tadi yang disampaikan bapak Kajari Bangka sangat berguna sekali bagi organisasi kita sebagai corong dalam setiap pemberitaan kejaksaan. Saya berharap teman-teman Forwaka Babel tetap menjaga nama baik kejaksaan dan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Setiap pemberitaan Forwaka akan berdasarkan fakta hukum yang sebenarnya,” harapnya. (Oby)

 

 

 180 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *