Ratusan Warga Nelayan Teluk Lakukan Simulasi Tsunami

Pandeglang, JAPOS.CO – Ratusan Warga Desa Teluk Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten  mengikuti simulasi bencana tsunami.

Adapun rute yang di lalui mulai dari pinggir pantai hingga ketempat pengungsian yaitu bukit Cieksel.Warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan  mengikuti beberapa arahan dari  pemrakarsa yang ditugaskan disertai bunyi sirine sebagai pertanda peringatan,mulai dari pemberitahuan sebagai tanda bahaya terjadinya gempa,kemudian air pasang dan terjadinya tsunami.

Warga berlarian sementara pemandu melakukan evakuasi sejumlah warga ke tempat yang di perkirakan aman,ada sesuatu yang istimewa saat kejadian itu berlangsung diantara pengungsi korban bencana tsunami.

Endin Fahrudin, Kepala Desa Teluk tengah memberikan motivasi ditengah-tengah warganya agar tetap bersabar dan senantiasa waspada atas musibah yang  mereka alami.

“Kegiatan ini merupakan hal penting terutama bagi warga kami yang mayoritas sebagai nelayan dan kehidupannya tidak jauh dari pesisir pantai,sehingga apabila terjadi bencana yang tidak kita inginkan tiba-tiba terjadi , maka warga sudah memiliki pembekalan soal bagaimana Mereka menyelamatkan diri baik secara individu maupun bersama keluarga,” tuturnya.

Menurut Endin, musibah yang di akibatkan oleh alam biasanya bersifat Insidentil dan berujung duka yang cukup dalam, tidak menutup kemungkinan setiap musibah pasti terjadi adanya korban baik harta benda maupun jiwa berikut korban hilang.

“Simulasi yang kami laksanakan ini wajib sifatnya dilakukan sekaligus respon dari beberapa pihak terutama yang erat kaitannya dengan Musibah dan brersifat sosial kemanusiaan,” jelas Endin yang didampingi Untung Nurudin.

Sementara Maria  pemrakarsa dari wahana visi Indonesia mengatakan kegiatan ini semata-mata merupakan wujud kepedulian sesama, selain menggelar simulasi tsunami juga hal-hal lain yang berhubungan dengan kebencanaan.

“Adapun batas waktu berbagi antar sesama ini direncanakan sampai akhir juni,” terang Maria (Yan/Rus )

 

 

 

 

 

 

 

 301 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *