Tommy Ahmad : Kader PAN Akan Tampil di Pilkada Tanjab Barat 2020 Mendatang

Kualatungkal, JAPOS.CO – Pilkada di Kabupaten Tanjab Barat akan segera di gelar, saat ini partai politik masing-masing sudah mempersiapkan kandidatnya untuk di ajang pilkada.

Salah satu partai diantaranya partai berlambang mata hari (PAN) yang akan siap untuk ikut serta di ajang pilkada 2020 nanti. Keinginan besar Partai Amanat Nasional (PAN) untuk membangun poros baru dalam mengusung kandidat Bupati maupun Wakil Bupati pada Pilkada Kabupaten Tanjab Barat 2020 mendatang sudah mulai di perbincangkan.

Para petinggi PAN akan melakukan pertemuan untuk membicarakan hal tersebut di dalam pertemuan, PAN akan mempersiapkan kader terbaiknya di Pilkada Kabupaten Tanjab Barat 2020 dengan melengkapi persyaratan cukup dengan jumlah tiket 7 kursi di parlemen.

Tommy Ahmad, Wakil Ketua PAN mengatakan saat ini kader PAN yang akan duduk di parlemen (DPRD) Kabupaten Tanjab Barat pada agustus nanti berjumlah 5 kursi, kalau mencukupi persyaratan jika maju ke pilkada pilbup namun total persyaratannya hanya 7 kursi,

“Maka dari itu, PAN harus berkoalisi dengan partai politik lainnya menimal menambah 2 kursi sehingga  mencukupi persyaratan untuk maju di pilkada 2020 kelak,” jelas Tommy.

Menurut Tommy, PAN akan mengadakan pertemuan guna membuat kesepakatan membentuk poros baru dalam mencari sosok pemimpin Kabupaten Tanjab Barat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk Bupati dan Wakil Bupatinya apa dari kalangan profesional atau memang dari kalangan politisi.

 “Kita ingin Kabupaten Tanjab Barat dipimpin untuk lima tahun ke depan oleh orang yang benar-benar mempunyai kemampuan, yang membawa perubahan lebih baik lagi dan mampu menuntaskan kemiskinan, serta memberi kesempatan pada putra-putri daerah menjadi tuan rumah di Negeri sendiri,” sebut Tommy.

Sementara hasil dari konfrensi Ketua PAN Kabupaten Tanjab Barat sepakat kalau dari PAN nanti balon nya hanya untuk menjadi Bupati,

“Kami dari partai PAN akan tetap mencalonkan kandidat kami sebagai Bupati, bukan Wakil Bupati, kedepan, poros yang telah terbentuk ini akan menjalin komunikasi dengan beberapa calon Bupati lainnya, termasuk dengan DPC masing-masing, jika dalam dua bulan kedepan poros ini berhasil membuat kesepakatan dengan calon Bupati yang akan diusung, maka salah satu dari kandidat bisa terancam tidak akan mendapatkan dukungan dari partai politik,” pungkasnya. (tenk)

 

 

7 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!