Inilah Korban Pada Tragedi Kebakaran di Sei Berombang Labuhanbatu

Labuhanbatu, JAPOS.CO

Kebakaran yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara menghabiskan 33 rumah warga dan empat nyawa hilang secara tragis yang terjadi pada Rabu (5/6/2019) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kempat korban merupakan satu keluarga yang terdiri dari  ayah, ibu dan dua orang anaknya yakni Julham alias Pangku (50), Sanam (40), Johanes (20) dan Jensen (9).

Kapolsek Panai Hilir AKP Budiarto membenarkan kempat korban tersebut tidak sempat menyelamatkan diri karena api begitu cepat membesar karena diduga api berasal dari rumah korban Julham alias Pangku dan dirumah tersebut terdapat banyak tabung gas elpiji 3 Kg sehingga memicu api begitu cepat bergerak kerumah penduduk lainnya.

Hasil pendataan yang dilakukan sekitar 33 rumah warga habis dilahap sijago merah tersebut, hal ini sulit untuk diatasi karena masyarakat hanya menggunakan alat seadanya dan pemadam kebakaran lambat tiba dilokasi, mungkin karena jarak tempuh yang sangat jauh, jelas Kapolsek.

Masyarakat Labuhanbatu dan juga warga Net berharap agar Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu dan juga DPRD Labuhanbatu dapat segera merencanakan pengadaan mobil pemadam kebakaran yang ditempatkan  disetiap Kecamatan yang jarak tempunya cukup jauh dari Rantauprapat.

Hal ini harus segera menjadi wacana bagi Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu agar dapat mengantisipasi bencana kebakaran dengan cepat sehingga tidak menelan korban begitu banyak.

Masyarakat Sei Berombang R. Tarigan (49) menyampaikan (6/6/2019) kami sampai saat ini masih terauma melihat kejadian tersebut dan ketika kami ketahui saat api membesar teman kami Julham beserta Istri dan kedua anaknya masih ada didalam rumah kami tidak tahu lagi harus berbuat apa untuk menyelamatkan teman kami itu.

Api begitu cepat berpindah kerumah warga dusebelahya yang kebanyakan terbuat dari papan, sedangkan pemadam kebakaran belum kunjung tiba, warga yang ada berjuang sengan alat seadanya untuk memadamkan api dan bahkan ada yang membongkar rumah sebelahnya agar api tidak terus meluas, jelas R. Tarigan.

R. Tarigan menambahkan sebagai warga Sei Berombang kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang dipimpin bapak H. Andi Suhaimi Dalimunthe agar dapat menempatkan mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Panai Hilir ini, karena kami kecamatan yang terjauh dan paling ujung dari Kota Rantauprapat, harapnya. (At)

 1,177 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *