Pelestarian Kearifan Lokal Samosir Melalui Festival Gondang Naposo

Samosir, JAPOS.CO – Gondang Naposo dulunya berawal dari keadaan suatu daerah dimana banyaknya muda mudi disuatu daerah yang belum dapat melanjutkan kejenjang pernikahan/berumah tangga walau umur sudah memenuhi, yang dihambat oleh salah satunya marga yang sama sehingga tidak dapat melakukan perkawinan ditambah situasi jarak antar daerah yang belum seperti sekarang ini.

Atas prakarsa Penatua dan masyarakat mereka membuat suatu event yang mengundang Pemuda/Pemudi luar daerah untuk mengikuti pesta Gondang naposo dengan penunjukkan kebolehan masing – masing dalam hal manortor (menari) dan adegan peragaan tortor (tari) bela diri (Silat) yang di iringi gondang bolon (alat musik tradisional batak).

Menurut Jhon Saidi Situkkir, tokoh masyarakat Situkkir menjelaskan Pembauran pada pesta tersebut melalui manortor dan tortor akan menimbulkan salah satu daya tarik tersendiri yang tidak bisa diutarakan secara bahasa yang menimbulkan suatu ketertarikan (cinta) yang kelak berlanjut ke pelaminan.

Sementara menurut staf dinas pariwisata mengatakan menggali kebudayaan tersebut Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Pariwisata membuat Festival Gondang Naposo yang dilaksanakan selama 2 hari di pantai Tanda Rabun, Kecamatan Simanindo.

“Salah satu tujuannya adalah meningkatkan minat para wisatawan dalam dan luar negeri untuk melihat acara tersebut terutama untuk ke hari hari yang akan datang, “ jelasnya, Jumat (31/5).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon didampingi oleh wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga beserta OPD, Camat se-Kabupaten Samosir dan tamu terhormat hadir Arist Merdeka Sirait.(jbr)

 

 531 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *