Kadis PMD Saksikan Penyerahan Honor Bilal Mayit, Guru Ngaji, Sekolah Minggu Dan Posyandu Di Desa Pondok Batu

Aek Nabara, JAPOS. CO

Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)  Zaid Harahap, S. Sos. MM yang didampingi Kabid PMD Cut Ripay hadir langsung dan meyaksikan penyerahan Dana Bilal Mayit, honor guru ngaji,  honor guru sekolah mingggu dan honor petugas posyandu  dari lima Dusun yang ada di Desa Pondok Batu , acara dilaksanakan di Balai Desa Pondok Batu Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara pada Rabu (29/5/2019).

Honor Bilal Mayid,  honor guru ngaji,  honor guru sekolah minggu dan honor posyandu diserahkan secara simbolis  untuk bulan januari sampai bulan mei 2019 selama lima bulan oleh Kadis PMD Zaid Harahap, S. Sos. MM dan dilanjutkan oleh Kepala Desa Pondok Batu Carli Ester Panahatan Siringo  ringo.

Penerima honor posyandu selama lima bulan terdiri dari Supini,  Juminten,  Sringah, Sumiarni, Sri Utami, Yulia Ningsih,  Syweny,  Poniyem,  Sukijah,  Ester Manik,  Roida Manulang,  Fitriani,  Kusmini,  Dameria Sitorus, Jumiati,  Yayu Winarti,  Safrida,  Ermawatu,  Nuaraini,  Marsiatik,  Ellis Simanjuntak,  Latifah,  Gelentina Panarian,  Sitio dan Ita Afianti sebanyak 21 orang masing – masing menerima Rp. 250.000.

Penerima honor posyandu lansia sebanyak 4 orang yakni Kamini,  Elviani,  Renta br Tamba,  Jelentina Siregar yang masing – masing honor lima bulan Rp. 250.000.

Penerima honor guru sekolah minggu Sulastri Br Sitorus,  Genddy,  Jelentina Suregar,  Eunike Verly Ziliwu sebanyak 4 orang masing – masing menerima Rp. 2.500.000.

Penerima honor lima bulan guru mengaji Siti Nurhayati,  Juliana dan Hamidah masing – masing Rp. 5.000.000 dan penerima honor Bilal Mayit sebanyak 4 orang yakni Poniman,  Suparni,  M. Nur Nasution dan Sutardi M masing – masing menerima Rp. 2.500.000 yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Pondok Batu yang didampingi oleh Ketua BPD,  Sekretaris Desa dan Bendahara.

Kepala Desa Pondok Batu Carli Ester Panahatan Siringo ringo menyampaikan bahwa penyerahan honor sekali ini agak spesial karena dihadiri oleh Kadis PMD dan Kabid PMD dan kita semua dapat menyampaikan hal – hal yang perlu supaya kinerja kita juga harus dapat ditingkatkan,  dan ada juga pertanyaan dari Bapak dan Ibu kenapa setiap penyerahan honor selalu terjadi keterlambatan,  nanti boleh tanyakan kepada Bapak Kadia PMD jelas Kades Pondok Batu.

Ketua BPD Desa Pondok Batu Faridul Hasibuan menyampaikan bahwa penyerahan honor ini walaupun sudah lima bulan tetapi belum terlalu terlambat apalagi belum lewat lebaran,  jelasnya.

Pada sambutannya Kadis PMD Labuhanbatu Zaid Harahap, S. Sos. MM menyampaikan bahwa anggaran honor sejak 2016 anggaran transport petugas posiandu, honor Bilal Mayit,  honor Guru ngaji dan honor Guru sekolah minggu bersumber dari APBDes.

Biaya trasportasi dan honor ini nantinya  dapat berbeda – beda disetiap desa karena anggaran honor ini diatur di desa itu sendiri oleh Pemerintahan Desa, BPD dan masyarakat desa pada RKPDes.

Kewenangan honor ini telah diatur dalam peraturan Bupati yang merupakan kewenangan Kepala Desa seperti pembangunan Posiandu baru sesui kebutuhan masyarakat didesa itu sendiri, jelas Zaid Harahap, S. Sos. MM.

Kadis PMD berharap agar petugas posyandu selalu berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa dan pada penyusunan RKPDes dapat diajukan sesui dengan kebutuhan yang ada diposiandu tersebut sehingga Pelayanan Posyandu sangat dibutuhkan kehadirannya ditengah – tengah masyarakat bagi balita, ibu – ibu yang hamil dan lansia.

Posyandu yang ada juga harus aktif dan memprioritaskan bagi anak penderita Gizi Stuting (anak kurang gizi)  dan apabila ada ditemukan di desa ini maka kader posyandu harus ssegera melapor dan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk memberikan prnanganan khusus dengan suber dana APBDesa  dan memiliki  kekhususan tanpa RKPDes.

Kadis PMD berharap agar kedepannya Kepala Desa dapat mendata posyandu yang sering didatangi oleh balita dan ibu hamil dan disesuikan dan dikaji kembali dana  PMT yang dibutuhkan dan juga posyandu yang jarang dikunjungi, harap Zaid Harahap.

Zaid Harahap juga menyampaikan tentang Bilal Mayit, guru ngaji dan guru sekolah minggu pertama diadakan pada masa Bupati H. Tigor Panusunan Siregar dengan sumbrer dana APBD, tetapi ketika Pak Tigor tidak lagi jadi Bupati anggaran di APBD ditiadakan,  dan sekarang honor tersebut dibiayai oleh APBDesa sehingga honor Bilal Mayid, honor guru mengaji dan guru sekolah minggu dapat berbeda disetiap desa dan pengangkatan dan pemberhentian bagi ketiganya ini adalah sepenuhnya wewenang Kepala Desa,  jelas Zaud Harahap.

Masalah keterlambatan dana adalah proses di Kabupaten dan akan kami upayakan tahun depan dapat dipercepat,  dan saya sangat apresiasi dengan Desa Pondok Batu yang selalu lebih cepat menyalurkan anggaran yang ada dan sistem administrasi yang baik,  tutup Kadis PMD Labuhanbatu. (At)

 510 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *