Hakim Diminta Bebaskan Terdakwa Judi Online Dari Tuntutan Jaksa

Jakarta, JAPOS.CO – Sidang lanjutan dengan terdakwa Aristharkus Randy Harrys alias Andi, Merry Andrian dan Vicky Armando atas kasus judi online di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Kamis (22/5) dengan agenda pembacaan tuntutan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik adhar menjatuhkan pidana tuntutan kepada ketiga terdakwa selama 4 tahun penjara.

Jaksa menyebutkan bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah mengelola perjudian online dan melakukan transaksi elektronik.

 “Para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menyelenggarakan kegiatan judi online secara ilegal,” ujar jaksa penuntut umum.

Hal lain Jaksa menyebutkan bahwa tindak kejahatan ketiga terdakwa tersebut dikuatkan oleh keterangan saksi-saksi yang dihadirkan ke persidangan, sedangkan hal-hal yang memberatkan para terdakwa adalah sikap para terdakwa tidak kooperatif, diantaranya memberi keterangan berbelit-belit, dan tidak mengakui perbuatannya.

Dalam proses persidangan tersebut berjalan cukup lama dan berlarut-larut, para terdakwa juga merasa terlalu berat dengan adanya tuntutan jaksa empat tahun penjara itu.

Sementara Kuasa Hukum terdakwa, Hakim diminta untuk bebaskan terdakwa judi onlien dari tuntutan Kejagung yang dibacakan Jaksa Fedrik dengan alasan karena dalam persidangan terdakwa jelas-jelas tidak mengakui sebagai bandar judi online dan tidak mengetahui masalah judi online tersebut namun  hanya membuka rekening dengan memakai nama 3 terdakwa.(Tim)

 

 

 

 

 

 430 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *