Bantaeng Raih Predikat WTP ke Empat 

Bantaeng, JAPOS.CO  – Pemerintah Kabupaten Bantaeng di bawah kepemimpinan Bupati Bantaeng, Ilham Azikin kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan predikat itu diserahkan di kantor BPK RI di Jalan AP Pettarani, Jumat, 24 Mei 2019.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin bersama ketua DPRD Bantaeng, Abdul Rahman Tompo menerima langsung predikat WTP itu. Bahkan, Bantaeng menjadi satu-satunya daerah yang memberikan sambutan pada penyerahan predikat untuk enam daerah di Sulsel itu.

“Ini adalah sebuah kehormatan tidak hanya untuk pemerintah, tetapi juga kehormatan untuk warga Bantaeng,” jelas Ilham. 

Menurut Ilham, opini WTP adalah sebuah cerminan akuntabilitas yang bisa mendorong memerintah untuk memberikan kesejahteraan untuk warga Bantaeng. Dia mengaku, predikat ini akan terus dipertahankan untuk keberlanjutan pemerintahan.

“Bagian terpenting agar kami bisa memberikan semangat, motivasi bagi lingkup pemerintah Kabupaten Bantaeng,” ujarnya. 

Meski meraih WTP, dia mengakui jika laporan keuangan Bantaeng masih jauh dari kesempurnaan. Dia mengaku, catatan dan rekomendasi BPK ini akan ditindaklanjuti oleh pemerintah Kabupaten Bantaeng. 

Sekadar diketahui, raihan opini WTP ini adalah yang keempat kalinya oleh Pemkab Bantaeng. Opini WTP ini diraih secara berturut-turut dalam empat tahun terakhir. 

“Yang kami dapatkan ini tidak terlepas dari arahan dan bimbingan dari BPK RI perwakilan Sulsel. Keberadaan BPK RI bukan sebagai pemeriksa, tetapi menjadi ruang konsultatif dan asistensi,” terang Ilham. 

Penyerahan opini BPK ini diserahkan di aula kantor BPK RI perwakilan Sulsel di Jalan AP Pettarani. Ada enam daerah yang menerima opini dari BPK. Lima di antaranya adalah Bantaeng, Wajo, Luwu, Sidrap dan Pangkep. Sementara satu di antaranya adalah Kabupaten Takalar yang mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). 

 

Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Wahyu Priono mengatakan, pemeriksaan laporan keuangan itu adalah tugas dari BPK RI. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran pada laporan keuangan daerah. 

 

“Hasil laporan ini tidak bermaksud menyampaikan penyimpangan,” kata dia. 

 

Dia mengatakan, opini WTP adalah pernyataan profesional dalam penyusunan laporan keuangan. “Bagi yang menerika WTP, kami ucapkan selamat,” kata dia.(Mudahri).

 

 414 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *