Bangunan Pompanisasi Mangkrak, Dinas Pertanian Akan Sidak Lokasi

Pasuruan, JAPOS.CO – Seperti yang diberitakan sebelumnya terkait adanya bangunan pompanisasi di Desa Gendro, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan yang tidak bisa dioperasikan, pihak dinas pertanian Kabupaten Pasuruan akirnya akan melakukan peninjauan. 

Dibyo, salah satu kepala bidang dinas pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan akan segera meninjau lokasi pekerjaan yang diinformasikan tersebut dalam minggu depan. Namun terakait anggaran menggunakan APBN dan dikerjakan secara swakelola.

“Beda dengan sistem kontraktual atau penunjukan langsung, untuk nominal anggaran saya lupa berapa mas, mungkin berkisar antara 150 sampai 200 juta. Tapi pastinya ada dicatatan Mas. Kalau bangunan ini sebenarnya tanggung jawab dari kelompok tani yang mengerjakan dan itu berlaku selamanya,” jelas Dibyo.

Lanjut Dibyo, “Untuk sekarang kita belum bisa tau bagaimana kondisinya, akan tetapi secepatnya kita kelokasi. Kita usahakan dalam minggu depan ini kita bisa meluncur kelokasi mas” ungkapnya pada awak media dikantor dinas pertanian Kabupaten Pasuruan,Kamis (23/5).

Sementara Sumarsono, Ketua LPK-SM RAKYAT SEJAHTERA berpendapat ada kejanggalan yang harus diungkap disini. “Harusnya pihak dinas tidak boleh lepas tangan juga dalam hal ini. lalu fungsi pengawasanya bagaimana dan saya masih merasa adanya kejanggalan. Kalau dilihat dari pagu anggaran tadi kata pak dibyo berkisar antara 150 sampai 200 juta dan hasil bangunan seperti itu, maka kita akan coba datangkan ahli bangunan untuk menghitung perkiraan besar dana apabila bangunan seperti itu, dan apakah bangunan seperti ini sesuai dengan standar atau spek yang ditentukan,” ungkapnya.

Kemudian masih kata Somarno, “Kalau memang ditemukan adanya indikasi kerugian negara disitu maka akan kita bawa kepihak berwajib,” pungkasnya.(sp/tf)

 

 217 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *