Diduga Lakukan Pungli PTSL, Komando Akan Laporkan Kepala Desa Salapraya

Pandeglang, JAPOS.CO – Munculnya dugaan pungutan liar (Pungli ) yang terjadi di Desa Salapraya, Kecamatan Jiput pada program prioritas nasional Percepatan  Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL)  yang diberikan pemerintah melalui Kementrian ATR/BPN rupanya tercium oleh aktivis dari Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia ( KOMANDO ) Kabupaten Pandeglang.

Menurut Ketua Komando masyarakat Desa Salapraya yang mendapatkan sertifikat PTSL di pungli sebesar Rp. 300 ribu per buku sertifikatnya. “Hal ini yang membuat kami akan melaporkan ke Satgas Saber Pungli Polres Pandeglang dan juga ke Kejaksaan negeri Pandeglang karena sudab tak wajar, padahal sudah sering dikatakan oleh Presiden Jokowi di setiap kunjungannya diberbagai daerah saat membagi – bagikan serifikat tanah memgatakan bahwa program sertifikat ini tidak di pungut biaya alias gratis,” ujarnya.

“Komando Kabupaten Pandeglang sangat menyayangkan adanya pungutan liar atas pembuatan sertifikat tanah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Salapraya, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang pada program PTSL/PRONA. Kami meminta kepada Pemerintah Desa Salapraya untuk segera mengembalikan uang yang dipungut dari masyarakat Desa Salapraya yang membuat sertifikat tanah tersebut,” kata Maman Maulana Ketua Komando  pada japos.co, Minggu (19/5).

Lanjutnya, tindakan pungutan liar tersebut selain melanggar hukum dan aturan perundang-undangan juga merusak tatanan sosial demokrasi dan sosial masyarakat Indonesia. “Ini tidak bisa biarkan. Selain harus mengembalikan uang yang dipungut dari masyarakat, Pemerintah Desa Salapraya harus bertanggung jawab di depan hukum dan menyerahkan diri kepada pihak berwajib dalam hal ini satgas Saber pungli yang telah dibentuk oleh kebijakan Presiden RI, Ir Joko Widodo,” tandas Maman.

Namun saat di konfirmasi melalui pesan WA, Kepala Desa Salapraya, Toton belum memberikan jawaban. (Na2)

 500 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *