Yusuf Abraham : Kami Akan Terus Kawal Hingga Penahanan Rutan, Berkas Akan Dikirim MA Ke PN Jaktim

Jakarta, JAPOS.CO –  Sebelumnya Puluhan keluarga korban ijazah palsu Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (STT Setia)  berunjuk rasa depan kantor Mahkamah Agung,  di Jln Medan Merdeka Jakarta Pusat, beberapa waktu  lalu.

Keluarga korban menuntut agar percepat proses pengiriman kembali keputusan kasasi Mahkamah Agung ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur  dan segera penjarakan pelaku kejahatan pendidikan Mathius Mangentang dan Ernawati Simbolon yang telah di vonis 7 tahun penjara dan denda 1 milyar sesuai dengan putusan Kasasi Mahkamah Agung nomor perkara : 3319 k/Pid.Sus/ 2018, tanggal 13 Februari 2019.

Menurut juru bicara korban ijazah palsu, Yusuf Abraham Selly mengatakan pihaknya akan terus mengawal perjalanan kasus yang menjerat Rektor dan Direktur STT Setia hingga dilakukan penahanan rutan.

“Hari Rabu (15/5) kita sudah ke Mahkamah Agung menemui bagian informasi, lalu bagian informasi menghubungi juru sita, di dapat informasi bahwa berkasnya sedang di packing dan akan dikirim anatara hari Kamis atau Jumat,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (17/5).

Yus berharap jika berkas dari Mahkamah Agung sudah sampai di Pengadilan agar segera diproses, agar tidak terkesan menghambat.

Lanjut Yus, “Kami akan memastikan ke Pengadilan agar terdakwa segera dieksekusi atau di tahan dirutan,” terangnya.

“Selama proses kemarin kita menduga ada aroma –aroma uang  beredar disana untuk menghambat semua proses,” pungkas Yus. (d2)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!