Tak Kunjung Serah Terima Unit, Dua Konsumen Apartemen Metropolitan Park Bekasi Lapor Polisi
Jakarta, JAPOS.CO – Dua konsumen Apartemen Metropolitan Park laporkan dugaan penipuan atas Developer Apartemen yang beralamat jl Kaliabang, perumahan Telaga Mas, Harapan Baru, Bekasi Kota ke Polres Bekasi Kota, 01 Mei 2019 lalu dengan nomor LP/1046/K/V/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota.
Menurut Kuasa Hukum pelapor, Candra Niko Togatorop menjelaskan bahwa dua orang konsumen yakni Ricardo Tampubolon dan David Setiawan harus menerima kerugian atas ulah developer apartemen setelah melakukan pembelian apartemen menjelang akhir tahun 2017 lalu namun hingga saat ini belum terjadi serah terima.
“Awalnya Ricardo Tampubolon berniat membeli satu unit apartemen pada Metropolitan Park, karena melihat brosur yang ditawarkan marketing metropolitan park ada bertuliskan ” akhir tahun 201u serah terima” maka Ricardo Tampubolon membeli satu unit dengan menggunakan KPA dan BTN,” jelas Chandra saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (14/5).
Lanjut Chandra, berjalannya waktu setelah ditanda tangani PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli)  pada tanggal 15 Desember 2017, Ricardo selalu menanyakan kapan unit tersebut dapat ditempati kepada orang pemasaran di Metropolitan Park, namun jawabannya selalu tidak ada kepastian kapan.
“Pada tanggal 25 agustus 2018, Ricardo diundang untuk menandatangani Berita acara serah terima (BAST), namun setelah ditandatanganinya BAST tersebut unit apartemen yang dimaksud belum juga diperbolehkan untuk ditempati bahkan barang – barang pun belum diperbolehkan,” papar Chandra.
Kemudian saat Ricardo kembali menghubungi pihak marketing Metropolitan Park dan dijawab salah satu marketingnya beralasan belum dapat dihuni karena apartemen tersebut belum mendapatkan ijin layak huni.
“Sangat mengagetkan jika pengembang dan developer belum mendapatkan ijin layak huni seperti yang disampaikan marketing lalu memasarkan unit- unit apartemen kepada masyarakat,” ungkapnya.
Chandra juga menambahkan hal serupa juga dialami kliennya David Setiawan setelah menandatangani PPJB pada tanggal 26 Maret 2018 namun sampai sekarang belum juga dapat menghuni apartemen tersebut.
“Hal tersebut sangat merugikan saudara Ricardo Tampubolon dan saudara David Setiawan dan merasa sangat tertipu dengan janji-janji pihak Metropolitan Park yang belum bisa ditepati karena sampai saat ini harus membayar/mencicil kepada Bank BTN dan disamping itu mereka masing-masing juga masih harus mengontrak tempat tinggal hingga saat ini sambil menunggu pihak Apartemen Metropolitan Park memberikan ” Itikad Baik” memberikan unit apartemen tersebut,” pungkasnya. (d2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!