Perkara Penipuan Tedja Widjaja Akhirnya Terbongkar Dengan Ditetapkannya Sebagai Tersangka Di Polda Metro Jaya

Jakarta, JAPOS.COTerdakwa Dirut PT Graha Mahardika Tedja Widjaja yang saat ini tengah menunggu pembacaan tuntutan JPU Fedrik Adhar, SH MH, terkait dugaan penipuan dan penggelapan yang dipersalahkan kepadanya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diketuai oleh Majelis Hakim Dr. Tugiono, SH MH. Dalam perkara yang sedang disidangkan masalah akte yang diakui palsu tapi digunakan untuk anggunkan sertifikat Unta, sudah ditetapkan dalam pasal 263 dan 266 KUHP, sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Sedangkan perkara yang disidangkan belum di putus, ketika mengkonfirmasi pengacara pelapor, Dr. Anton, SH MH mengatakan bahwa hakim harus jeli dan benar dalam putusan.

“Ya menurut saya dalam kasus ini hakim harus jeli dan benar  nanti  dalam putusannya, apalagi terdakwa Tedjja Widjaja sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah 2 kali dipanggil dalam pemalsuan akte atutentik  dan juga mengakui dipersidangan tidak akan mengembalikan sertifikat UNTA  kepada pelapor. Jadi ini udah jelas penggelapan/penipuannya, apalagi menggunakan akte palsu untuk menganggunkan Sertifikat ke bank, ya hakim pasti sudah taulah bahwa unsul penggelapan dan penipuan yg sedang disidangkan sudah jelas,” ujarnya.

Dirinya juga mengakui bahwa ada laporan yayasan terhadap Tedja Widjaja. “Boleh jadi itu yang tengah ditangani penyidik Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Hal itu diketahui dari surat perintah penangkapan dari Polda Metro Jaya terhadap Tedja Widjaja. Dalam surat perintah penangkapan tersebut ditugaskan tidak kurang dari 12 aparat Polda Metro Jaya. Namun, saat berusaha dikonfirmasikan ke Kasubdit Jantanras Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian belum didapat keterangan lebih lanjut soal penangkapan tersebut, apakah bisa dilaksanakan atau tidak.

Aparat Polda Metro Jaya kemudian melakukan pengejaran ke kediaman  Tedja Widjaja di rumahnya, namun sayang tidak berada ditempat. “Pasti akan kami tangkap lagi. Dia kan masih harus menghadiri persidangan kasus lainnya di PN Jakarta Utara,” ujar seorang aparat Polda Metro Jaya yang namanya enggan disebutkan.

Dalam informasi yang berkembang menyebutkan, penetapan tersangka terhadap Tedja Widjaja terkait kasus baru namun masih berkaitan dengan kasusnya yang tengah di sidangkan di PN Jakarta Utara.

Jika yang tengah di sidangkan di PN Jakarta Utara menyangkut kasus jual-beli lahan lokasi kampus Universitas 17 Agustus 1945 (UTA 45), maka kali ini disebut-sebut terkait pemalsuan dan jual beli saham yayasan di PT Graha Mahardika.

Tersangka Tedja Widjaja diduga telah menggunakan akta fiktif notaris Otty C dalam transaksi saham yayasan pada notaris Humberg Lie, yang mengakibatkan kerugian pada yayasan. Yayasan juga menjadi kehilangan hak atas pengawasan jalannya usaha di PT Graha Mahardika. (H. Yusuf)

18 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!