Rapat Anggota Tahunan Yang Ke- 17, “KOAPGI Adalah Reformasi Koperasi Untuk Mensejahterakan Anggota

Tangerang, JAPOS.CO – Pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa mensejahterakan dan memakmurkan rakyat sesuai dengan pasal 33 ayat 1 Undang – Undang Tahun 1945. Seperti hal koperasi awak pegawai garuda Indonesia (KOAPGI) sebagai badan usaha koperasi yang aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran.

Dengan menambahnya koperasi ditanah air banyak program – program yang ditawarkan kepada anggotanya didukung pengurus professional, tangguh, jujur dan bertanggungjawab.

Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan Pengurus koperasi harus jujur dan professional, serta perlu reformasi total dalam koperasi, tidak perlu banyak koperasi namun diutamakan kwalitas untuk menaikkan pendapatan koperasi melalui sektor riil untuk mensejahterakan anggotanya.

Sebagai informasi bahwa KOAPGI adalah satu diantara delapan koperasi dibawah PT.Garuda beranggotakan awak kabin, pramugari /pramugara, pilot, plain engener yang masih aktif yang mempunyai peran mempermudah pelayanan karyawan Garuda Indonesia yang sudah 19 tahun berkiprah dengan berbagai tantangan dan rintangan.

Bentuk usaha KOAPGI seperti minimarket, kantin, cafe serta usaha lain melalui kerja sama seperti pengolahan kantin Garuda  Centra Medika di Kemayoran, sekolah binaan menengah kejuruan tehnik penerbangan di Kuningan, pabrik pencucian jeans di cikijing.

Rimond Barkah Sukardi, Ketua KOAPGI saat Rapat Anggota Tahun buku 18 yang ke 17 mengatakan Terima kasih atas kerjasamanya serta berharap Rapat Anggota dapat berjalan dengan lancar. Lanjutnya  ia juga menambahkan kedepan KOAPGI bukan hanya simpan pinjam namun memiliki nilai tambah yang lebih.

Sementara Direktur Utama Garuda IGN, Ashkara DanadiPutra dalam sambutannya menyatakan koperasi koperasi bisa bersatu untuk membentuk koperasi sekunder,dimana pihak Garuda akan membantu membuka ruang usaha. Selain itu,koperasi bukan hanya pada karyawan aktif saja tetapi bisa menjangkau yang  purnabhakti

Sehubungan dengan itu perlu adanya kesejahteraan bagi karyawan sebagai anggota dan purna bakti dari PT Garuda group. Hal tersebut diungkap Rimond ketika diwawancara setelah acara pembukaan rapat anggota tahun oleh Menkoperasi dan usaha kecil menengah. Rapat Anggota Tahun buku 2018 bertemakan reformasi koperasi untuk mensejahterakan anggotanya sebagai karyawan hingga purna bhakti.”Mereka perlu juga diperhatikan kesejahteraan ekonominya walaupun sudah purna Bhakti dari PT. Garuda,” terang Rimond.

Sebagai informasi Rapat Anggota Tahun buku 2018 yang ke 17 dengan tema “KOAPGI adalah reformasi koperasi untuk mensejahterakan anggota”. “Pada prinsipnya KOAPGI bersama koperasi lain dibawah PT.Garuda melalui konsorsium akan membantu kinerja karyawan Garuda sehingga diharapkan efektifitas dan efisiensi transfortasi kerja, kedepannya akan membangun Apartemen untuk karyawan garuda yang aktif dan yang purna bhakti disekitar Cipondoh tangerang,” terang Rimond.

Nantinya juga akan ada gedung koperasi yang berlokasi di Cipondoh.”Jadi karyawan Garuda lebih dekat ke Bandara,”tambah Rimond.

Pembangunannyaan dilakukan tahun ini hanya menunggu izin prinsip saja, sementara ketika ditanya besaran, Rimond menyatakan ”KOAPGI sekitar 50 persen dan tidak menggunakan dana pemerintah atau uang Bank tetapi murni dari anggota,”pungkasnya. (Togun).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!