Gus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa?

Labuhanbatu, JAPOS.CO – Pemasangan Lampu jalan tenaga surya di Labuhanbatu sebanyak 100 titik yang dikerjakan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan masih menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat Labuhanbatu Sumatera Utara.

Terungkapnya hal ini saat ada masyarakat bertanya kepada wartawan kalau ada pemasanga lampu jalan tenaga surya di desa Sidorukun Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu tahun 2018 yang  dikerjakan oleh Oknum DPRD Kabupaten Labuhanbatu Abdul Karim Hasibuan dan tidak memiliki pelang proyek dan dipasang pada jalan yang sudah memiliki lampu jalan dari Dusun 3 sampai Dusun 6 Desa Sidorukun sebanyak 10 tiang.

Masyarakat beranggapan bahwa proyek tersebut tidak tepat sasaran dan pemboroson uang negara karena lampu jalan tenaga surya tersebut dipasang berdampingan dengan lampu jalan yang dipasang oleh PLN.

Kepala Desa Sidorukun Suprapto (8/5/2019) juga menyampaikan kalau Pemerintahan Desa Sidorukun tidak pernah memohon lampu jalan tenaga surya, dan tidak pernah ada surat pemberitahuan adanya proyek tersubut,  hanya tiba – tiba ibu Rahmah datang dan minta ijin mau memasang lampu jalan tenaga surya dari Kementerian memalui Abdul Karim Hasibuan,  jelas Kepala Desa Sidorukun.

Suami Rahmah saat ditemui menyampaikan bahwa Proyek tersebut dari Bapak Gus Irawan Pasaribu dan diserahkan kepada Bapak Abdul Karim Hasibuan dan untuk pemasangan Di Desa Sidorukun di serahkan kepada Istri saya, bebernya.

Suami Rahmah menambahkan kalau istrinya hanya pelaksanan untuk menentukan sepuluh titik dan mencarikan pekerja untuk menggali pondasi dan mengecor pondasi,  dan yang membayar pekerja Alwin adeknya pak Karim,  jelasnya.

Abdul Karim Hasibuan (9/5/2019) saat di konfirmasi melalui telepon selulernya menyampaikan ” bukan saya pemilik proyek lampu tenaga surya itu,  saya hanya mengarahkan pemasangannya di Labuhanbatu sebanyak 100 titik yang dibagi 10 titik setiap desa”

Abdul Karim juga mengaku kalau pemasangan lampu tenaga surya adalah proyek dari mentri ESDM tetapi dirinya tidak Mengetahui  berpa nilai proyek yang dipasang di Labuhanbatu.

Anggota DPR RI Gus Irawan Pasaribu saat dikomfurmasi (9/5/2019) melalui SMS menyampaikan saya hanya merekomondasikan proyek lampu jalan tenaga surya itu sesui dengan permohonan Kabupaten Labuhanbatu.

Kalau pekerjaan itu pasti melalui proses tender se Indonesia oleh Menteri ESDM dan saya tidak tahu siapa pemenang terdernya pada saat itu dan juga saya tidak pernah tahu berapa kontrak pekerjaannya,  karena saya tidak pernah ngurusi itu,  tanya saja sama mentri ESDM jelas Gus Irawan Pasaribu.(At)

 291 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *