Ini Hasil Pengaduan Ex RS MMC Setelah Di Mediasi Dinas Tenaga Kerja

Jambi, JAPOS.CO – Mediasi ke tiga antara mantan karyawan Rumah Sakit Mayang Medical Center (RS MMC) Kota Jambi dengan pihak RS MMC menghasilkan kesepakatan bahwa uang karyawan yang dipotong perbulan untuk tabungan masa tua (Simponi) dikembalikan pada 15 Mei 2019, sedangkan untuk yang visa dikembalikan pada 27 September 2019. 

Demikian dikatakan Kepala Bidang Hubungan Industrial, Persyaratan Kerja dan Pengawas Koperas, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Ramayanti. 

“Alhamdulillah semua sudah selesai kemarin mediasi terakhir hak-hak pekerja sesuai yang kita sepakati mengenai tabungan semuanya. Karena tersangkut biaya jadi minta waktu dan kedua belah pihak setuju, kalau pekerja setuju masalah selesai,” ujar Ramayanti saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/5). 

Ramayanti menceritakan bahwa enam orang mantan karyawan RS MMC mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja untuk meminta bantuan agar haknya sebagai karyawan dapat terpenuhi. 

Sebab, sesuai komitmen awal dengan pihak MMC bahwa apabila mengundurkan diri maka hak akan diberikan. “Mereka mengadu kesini untuk meminta bantuan karena kalau sudah melibatkan pemerintah tentu dia akan lebih nyaman dan pasti hak mereka akan diterima,” katanya. 

Dirinya menerangkan bahwa uang tabungan terkelompok menjadi dua yaitu hak yang menabung pihak pengusaha dan pihak pekerja. Masing-masing dipotong perbulan sama banyak 50 %. “Misalnya potongan karyawan Rp. 100 ribu per orang, artinya pengusaha Rp. 100 ribu, jadi sebulan menabung Rp. 200 ribu,” bebernya. 

Maka, lanjut Ramayanti, tahap awal uang Simponi tetap dikembalikan sesuai dengan jumlah tabungan. Sisa yang dimiliki pengusaha nanti akan dikompensasi ke uang pisah. (Rizal)

 271 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *