Moeldoko : Reshuffle Belum Menjadi Agenda Presiden

Jakarta, JAPOS.CO –  Muncul isu Reshuffle  kabinet usai sejumlah menteri dipanggil KPK baik menjadi saksi maupun digeledah kantor dan rumahnya. Seperti yang diperiksa dan digeledah ruangannya ialah Menpora Imam Nahrawi.

Menurut PKB, sebagai partai asal Imam menyatakan ada tidaknya perombakan kabinet sepenuhnya diputuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Reshuffle disebut sebagai hak prerogatif presiden. 

“Masalah reshuffle sepenuhnya Pak Presiden Jokowi yang memutuskan, hak prerogatif yang melekat,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan, Kamis (2/5) malam seperti yang dilansir detik.com.

Sementara Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi wacana perombakan (reshuffle) menteri yang berpotensi memiliki masalah hukum. Moeldoko menyebut reshuffle menteri yang berpotensi punya masalah hukum akan dilakukan dengan merujuk kasus eks Menteri Sosial (Mensos) Idrus MArham.

“Status (hukum) itu yang nanti akan menentukan,” ujar Moeldoko saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Bahkan, Moeldoko menyebut reshuffle dilakukan tak hanya mempertimbangkan status tersangka. 

“Ya nunggu statusnya yang jelas, bukan nunggu tersangka (terus di-reshuffle), nunggu statusnya yang jelas dulu. Nunggu statusnya seperti apa sih,” terangnya.

Namun, Moeldoko menegaskan bahwa reshuffle belum menjadi agenda presiden. Jokowi, sebut dia, tengah fokus menyelesaikan masa kerjanya.

Moeldoko sebelumnya mengutip pernyataan Jokowi soal perombakan kabinet bisa dilakukan tergantung kondisi. Dia kemudian menyinggung soal proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.

“Perombakan kabinet ya presiden sudah mengatakan bisa iya bisa tidak, kita lihat kepentingannya. Intinya kita semuanya berharap jangan sampai terjadi karena waktu kerja kita kan beberapa bulan. Tetapi sekali lagi kalau sudah persoalan hukum, presiden selalu tidak mau intervensi tentang itu. Tergantung dari berprosesnya, apa yang terjadi sekarang ini,” ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Kamis (2/5).(d2/int)

 198 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *