Halasan Mangunsong Dan Berlian Siagian, 10 Tahun Menanti Keadilan Hukum

Pekanbaru,  JAPOS. CO –  Keterpurukan hukum di mata masyarakat pencari keadilan terbukti , sudah hampir 10 tahun sejak tahun 2010 Halasan Mangunsong dan Berlian Siagian menunggu kepastian hukum. Laporanya dengan No Polisi No STPL-P/242/XII/2010, tentang dugaan tindak pidana penipuan, dan atau penggelapan sebagaimana di maksud dalam pasal 378 jo 372 KUHP.

Halasan Mangunsong kembali mendatangi Polda Riau dan bertemu dengan penyidik subdit II Reskrimum , menanyakan tindak lanjut proses hukum yang sudah hampir 10 tahun di tangani Polda Riau.

Melalui Penyidik subdit II mengatakan “ Progress penanganan  kasus ini sedang berjalan dan sudah gelar perkara, berhubung tersangka Hotman Simanjuntak kembali mengajukan gugatan perdata, maka kami sedang menyiapkan saksi ahli perdata untuk meminta keterangan sesuai keahlianya ”ujarnya kepada Japos.co, Rabu (24/4).

Tertanggal 28 Juli 2016 dalam perkembangan perkara penyidik di Dir Reskrimum Polda Riau subdit II telah melakukan penetapan Hotman Simanjuntak sebagai tersangka berdasarkan Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan ( SP2HP ) No. B/242.d/VII/2016/Reskrimum.

Selanjutnya Dir Reskrimum Polda Riau melalui penyidik Subdit II telah melakukan pemanggilan Hotman Simanjuntak untuk di minta keterangan sebagai tersangka, namun Hotman Simanjuntak tidak hadir dalam panggilan I tersebut.

Dir Reskrimum Polda Riau memerintahkan agar dilakukan pemberhentian perkara sementara menunggu hasil putusan gugatan di pengadilan Negeri Pekanbaru yang baru di daftarkan pada tahun 2016, dengan No.73/pdt.G/2016/PN.PBR, di Pengadilan Negeri Pekanbaru mengenai perbuatan melawan hukum  sebagai penggugat adalah Hotman Simanjuntak dan Tergugat adalah Halasan Mangunsong dan Berlian Siagian.( informasi dari Kuasa Hukum Berlin Siagian,  Jaka Marhaen- Baca Online Japos.Co tanggal ( 05/03).

Sementara Gugatan No. 73/pdt,G/2016/PN.PBR, dimenangkan oleh Berlian Siagian dan Sahala Mangunsong dengan amar Putusan yang menyatakan Gugatan penggugat tidak dapat di terima ( Niet OnvankeLijk Verklaard ) bahwa penggugat melakukan banding atas putusan tersebut dengan No. 135/PDT/2017/PT.PBR dan putusan banding menguatkan Putusan pengadilan Negeri Pekanbaru, atas putusan banding tersebut Hotman Simanjuntak melakukan Kasasi ke Mahkama Agung dan melalui putusan No. 2311 K/Pdt/2018 Mahkama Agung RI Menolak permohonan Kasasi dari pemohon Kasasi Hotman Simanjuntak.

Halasan Mangunsong mengatakan Gugatan Perdata apalagi, “Bukankah kami sudah di menangkan Mahkama Agung? “ tegasnya.

“Istri saya sedang sakit dan tidak bisa berjalan akibat stress memikirkan kasus ini yang tak kunjung selesai “ katanya lirih.  Kami memohon kepada pihak POLDA Riau Subdit II yang menangani kasus ini agar kasus ini bisa secepatnya diselesaikan dan kami mendapatkan keadilan, sehingga kami bisa berkumpul kembali dengan keluarga sebab sudah hampir  10 tahun saya hidup terpisah dari anak dan istri saya demi memperjuangkan masalah ini “  ungkap Bapak paruh baya ini. (AH)

 354 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *