Kuasa Hukum : SK Yang Diterbitkan Tergugat Melanggar Perundang – Undangan Sehingga Patut Dibatalkan

Jakarta, JAPOS. CO – Gugatan  dengan nomor 294/G/2018/PTUN.JKT anatara Eks Kepala Balai Besar POM Surabaya, Sapari sebagai penggugat melawan Kepala BPOM sebagai tergugat kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Rabu (24/4).

Muhammad Rivai, selaku kuasa hukum penggugat menyatakan bahwa sidang hari ini agenda kesimpulan para pihak.

“Untuk kesimpulan penggugat sesuai dengan fakta – fakta didepan persidangan bahwa keterangan saksi, ahli penggugat dan ahli tergugat menguatkan dalil penggugat,” jelasnya seusai persidangan.

Menurut Rivai, pokok kesimpulan bahwa surat keputusan yang diterbitkan tergugat melanggar peraturan perundang –undangan dan asas –asas umum pemerintahan yang baik sehingga patut untuk dicabut dan dibatalkan.

Sementara Sapari menjelaskan maksud dan tujuan  mengajukan gugatan ini adalah untuk mencari keadilan dan kebenaran demi martabat anak isteri.

“Mengingat selama kurun waktu kurang lebih 27 tahun  sebagai PNS/ASN saya mengabdi kepada bangsa dan Negara belum pernah sekalipun terkena hukuman disiplin baik ringan maupun berat dari pimpinan tempat bekerja, dan ketika nanti saya menjalankan purnabakti/pensiun tidak ada cacat atau catatan buruk yang menjadikan kelam sepanjang hidup saya dan anak isteri,” tutupnya.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim M. Arief Pratomo dilanjutkan pada tanggal 8 Mei 2019 dengan agenda putusan.(d2).

 

 228 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *