Kabar Pembebasan Lahan LPMP Untuk Pelebaran Jalan Masyarakat, Kepala LPMP Jambi Sebut Haram

Jambi, JAPOS.CO  – Menanggapi kabar akan ada pembebasan lahan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) 5-10 Meter untuk perluasan jalan masyarakat yang ada disamping kantor,

Kepala LPMP Provinsi Jambi, Abdul Kamil Marisi menjelaskan lahan LPMP ini sebenarnya diurus oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebelum otonomi daerah.

Kantor LPMP yang berada di kawasan Broni, Kota Jambi itu pertama kali di bangun untuk Sekolah Pendidikan Guru (SPG) kemudian dipindah fungsikan menjadi Balai Penataran Guru (BPG).

“Tanah SPG itu adalah tanah Kementrian Pendidikan yang ada di sini tapi tercatat sebagai aset daerah. Tapi karena dulu tidak ada otonomi daerah jadi tidak terfikir masalah aset pusat dan aset daerah,” tutur Abdul Kamil Marisi saat ditemui usai acara gebyar Hardiknas 2019 di kantor LPMP Jambi, Kamis (25/4)

Setelah otonomi daerah, lanjutnya,  BPG  berubah menjadi LPMP, namun aset disini masih tercatat dalam dokumen aset daerah. Sehingga bisa dikatakan LPMP Jambi adalah aset yang dimiliki Pemerintah Daerah yang dipinjamkan ke LPMP. Maka bila ada warga meminta tanah dari sebagian yang dimiliki LPMP itu menjadi hak dari Pemerintah Provinsi Jambi.

“Barang pinjaman membagi pinjamannya haram hukumnya. Kecuali Pemerintah Daerah dengan surat resmi memberikan ke daerah lalu mengurangi jumlah hak aset tanah,” ujarnya.

Abdul Kamil Marisi menuturkan bahwa saat ini LPMP Jambi sedang proses mengajukan minta hibah tanah ke Pemerintah Daerah. Namun belum diketahui mengenai ukuran yang diminta untuk dihibahkan.

Setelah dihibahkan, tidak serta-merta LPMP menjadi pemilik tanah. Tetapi yang akan akan menerima hibah adalah Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Sebab LPMP adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) atau perpanjangan tangan untuk mengurus aset kementerian yang ada di daerah.

“Jadi seandainya nanti didalam proses perpindahan itu, aset yang itu diminta oleh masyarakat maka masyarakat meminta ke kementerian bukan ke LPMP,” beber Abdul Kamil Marisi. (Rizal) 

 

 797 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *