Sambil Berpantun, Bupati Sukabumi Ajak Cegah Stunting

Sukabumi, JAPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi menggelar peringatan Hari Gizi Nasional ke-59 di Alun alun Palabuanratu, Senin (22/04). 

Kegiatan yang di hadiri Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami itu mengangkat tema “Bersama Mencegah Stunting Melalui Kemandirian Gizi Keluarga, Membangun Gizi Menuju Bangsa Sehat Berprestasi”. 

“Peringatan Hari Gizi Nasional dapat meningkatkan komitmen dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat ataupun sektor lainnya dibidang kesehatan untuk bersama membangun gizi dalam upaya mencegah stunting,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan, Didi Supardi. 

“4 kecamatan dan 10 desa di Kabupaten Sukabumi mendapat penghargaan dalam komitmen penanggulangan stunting di tahun 2018. 4 Kecamatan itu adalah Kecamatan Kebonpedes, Cidahu, Bantar Gadung dan Palabuanratu, sementara untuk 10 desa adalah Pondokkasotengah, Kebonpedes, Bantargadung, Mangunjaya, Bojonggaling, Limusnunggal, Bantargebang, Boyongsari, Pasirsuren dan Cidahu,” lanjutnya. 

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami meminta seluruh pelaksana dan kegaiatan bidang kesehatan untuk melakukan pekerjaan secara maksimal sehingga dapat menjawab harapan masyarakat 

“Jawab persoalan masyarakat terutama masalah stunting. Jangan hanya gara -gara kapitasi atau tunda sehingga pegawai tidak melaksanakan tugas dan tidak memberikan pengetahuan serta tidak melaksanakan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” pintanya. 

Bupati menjelaskan bahwa program penanggulangan stunting harus segera tersosialisasi dengan baik sehingga kedepan tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Sukabumi. 

Diketahui stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh buruknya asupan gizi anak dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan kondisi gagal tumbuh pada anak yang mengakibatkan tinggi atau panjang badan anak yang tidak sesuai dengan dengan umur (TB/U) sehingga anak terlihat jauh lebih pendek (kerdil) daripada teman-teman seusianya. Dampak stunting bagi individu adalah kemampuan kognitif menurun, daya tangkap berkurang, mudah sakit dan fungsi tubuh tidak seimbang. 

Menutup sambutannya Bupati Sukabumi berpantun, “Ke pasar baru beli batik, ke pasar baru beli kepiting, untuk Kabupaten Sukabumi lebih baik, mari bersama kita jaga stunting,” tutupnya (Suyudi)

 213 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *