RSUD Raden Mattaher Jambi Mendapat Tambahan Dokter Radiologi Dan Anastesi 

Jambi, JAPOS. CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi menambah dokter PNS radiologi. Selain itu juga menambah dokter anastesi sebanyak dua orang satu sebagai PNS dan satu sebagai CPNS.

Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama (Dirut) RSUD Raden Mattaher Jambi, Iwan Hendrawan mengatakan saat ini RSUD membutuhkan dokter bedah toraks. Namun hal itu agak sulit mengingat Rumah Sakit seluruh Indonesia membutuhkan dokter bedah toraks.

“Hasil CPNS lalu yang kosong bedah torak. Karena bedah toraks ini Indonesia butuh semua. Paling karena kita rujukan Provinsi paling kita ke sub spesialis yang dikejar. Karena pengembangan lanjutan yang kita mau tindakan yang lebih kompleks maka kita butuh tenaga toraks tadi,” kata Iwan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/4).

Meskipun hanya mempunyai satu dokter, kedepannya kata Iwan, bersama dokter urologi yang berstatus CPNS ini, akan membuat transplantasi ginjal di RSUD sehingga memerlukan pengembangan dan tenaga dokter tambahan. Sebab, untuk pengembangan penyakit ginjal akut dan kronis RSUD Raden Mattaher hanya punya HD.

Selanjutnya untuk dokter jantung RSUD memiliki 6 dokter jantung, namun hanya 3 yang berstatus PNS. Iwan berharap 3 dokter lainnya juga dapat menjadi PNS sebab RSUD Raden Mattaher Jambi sangat membutuhkannya.

“Ada lagi yang kita butuhkan dokter paru, (dokter) ada 2, cuma karena kita rujukan jadi harus nambah, yang satu sudah mau masuk pensiun. Kemarin dokter bedah saraf 1 sekarang ada 2, karena untuk operasi saraf dibutuhkan waktu 6 jam jadi kasian kalau hanya ada satu dokter,” sebut Iwan. (Rizal)

 

 

 597 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *