Satpam Sekolah Arogansi, Kepsek Terkesan Tidak Mengedepankan Kualitas SDM

Jakarta, JAPOS.CO – Serapan anggaran Triwulan 1 dari dana BOS atau BOP Tahun 2019 serta penggunaan dana anggaran tahun 2016, 2017, 2018 dan 2019 diduga bermasalah di sekolah SMPN 223 Jakarta Timur.

Saat akan dikonfirmasi Japos.Co, terkait prihal tersebut Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 223, Sulaksono, menurut satpam sekolah bahwa Kepala sekolah sedang tidak ada di tempat, Kamis (11/4).

Namun sangat disayangkan atas prilaku satpam tersebut yang terkesan tidak mempunyai etika sopan santun. Pasalnya satpam tersebut berbicara kasar dan mengaku – ngaku pernah di salah satu media besar  dan mengusir wartawan setelah mengisi buku tamu.

Menanggapi atas prilaku arogansi di lingkuangan sekolah, menurut  pemerhati pendidikan mengatakan prilaku satpam  di SMPN 223 semestinya harus paham tentang tugasnya seorang wartawan.  Apabila satpam tidak terlatih dan tanpa memiliki sertifikat dari Polda maka pihak sekolah terkesan tidak mengedepankan kwalitas SDM.

Sementara pihak Kepala Sekolah SMPN 223 menanggapi hal tersebut, “ maaf bos, kami semua (Kepsek Swasta dan Negeri) rapat kemarin di dinas, emang ada apa bapak dengan satpam?,” jelasnya melalui pesan singkat, Jumat (12/4).

“Tapi dia sudah saya panggil dan meminta maaf, mohon bapak untuk memaafkan dan harap memakluminya karena satpam itu sekolahnya hanya sampai SMP saja,” ungkapnya.(brutu)

46 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!