Sistem Informasi PBSI Jabar Dikeluhkan

Bandung, JAPOS.CO – Ketua Pengurus PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Provinsi Jawa Barat, Akhmad Wiyagus diminta benahi personil pengelola Sistem Informasi (SI) PBSI Jabar. Pasalnya, akhir-akhir ini pemblokiran sepihak terhadap SI PBSI Pengurus Kota (Pengkot) Bandung membuat tidak nyaman beberapa club anggota. Demikian dikatakan sumber Japos.co di lingkungan PBSI Pengkot Bandung. 

“Sekira tanggal 28 Maret lalu SI kami sudah tidak bisa diakses. Dari 26 club anggota, ada beberapa yang tidak dapat mengakses SI. Club yang beberapa kali diblokir itu diantaranya PB Mentari V Cool sebanyak 3 kali pemblokiraan, PB Pelita Abadi 1 kali, PB Hans BC Bandung 2 kali dan PB Ganesha Bandung 1 kali. Kita menduga ada oknum di SI Pengprov Jabar memblokir system,” ungkap sumber tersebut kepada Japos.co (3/4). 

Lanjut sumber japos.co, apa tujuan oknum yang mengutak-atik sistem informasi yang sangat vital bagi club terutama untuk menghadapi even-even yang ada di depan mata. 

“Bila ada unsur politis mungkin dalam rangka pengkondisian nama seseorang untuk di desain jadi Ketua PBSI Pengkot Bandung yang masa kepengurusannya sudah berakhir. Kita akan lawan dan akan menempuh jalur hukum. Kita akan pergunakan UU ITE untuk menjerat oknum yang sudah merusak kenyamanan kita dalam membina olahraga. Saya kira pak Wiyagus selaku pimpinan yang baru mungkin harus banyak belajar bahwa adanya intrik-intrik tertentu yang membuat organisasi berpotensi tidak sehat. Ujung-ujungnya dibawah kepemimpinan pak Wiyagus prestasi bulutangkis Jabar akan anjlok. Tentunya ini tidak kita harapkan. Pak Wiyagus kami harap bisa bertindak cepat membenahi organisasi ini sesuai dengan AD/ART,” paparnya. 

Sementara Guruh David Tampubolon dari PB Hans BC mengaku sangat dirugikan dengan pemblokiran sepihak ini. “Sebelum diblokir Hans BC mendaftar untuk 3 kelas yaitu (TPA) MR Lintang, (TRI) Catherin, dan (GRI) Catherin/Ardita untuk diturunkan pada kejuaraan Pembangunan Jaya Open 2019. Tapi setelah diblokir data yang terimput Tournament Software.com (TS) jadi berubah hanya MR Lintang (TPA) yang masuk sedang (TRI) dan (GRI) jadi tidak terdaftar. Artinya ada perubahan konten/isi selama akun PBSI kami diblokir oleh oknum itu,” keluhnya. 

Pengelola Sistem Informasi PBSI Pengurus Provinsi Jabar, Ujang Usep ketika ditemui Japosco di Sekretariat PBSI Pengprov Jabar, Gedung Koni, Jl. Pajajaran, Bandung (8/4), membantah pihaknya memblokir SI milik PBSI Pengkot Bandung. 

“Kami memang mengambil alih SI sejak tanggal 3 April. Bila ada yang tidak bisa diakses sebelumnya itu bukan tanggungjawab kami. Mungkin saja sinyal lemah. Kalau mau memblokir untuk apa 4 club udah aja semuanya. Semua sudah saya kasih passwordnya, jadi sekarang sudah bisa diakses,” kilah pengurus yang beberapa kali dinonaktifkan atas dugaan pelanggaran ini. 

Ujang juga membantah bahwa dia sempat dinonaktifkan dan saat itu masih melakukan utak-atik sistem informasi PBSI Jabar yang sudah bukan tugasnya lagi. “Dulu memang saya mengundurkan diri bukan dinonaktifkan. Saya dituduh macam-macam. Tapi sejak dikelola orang lain peningkatan jumlah atlit bulutangkis Jabar jadi sedikit cuma sekitar 300 an per tahunnya,” ujarnya. (@lf)

 725 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *