Pemkab Humbang Hasundutan Mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu Tahun 2019

Humbahas, JAPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan mengadakan rapat koordinasi persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di Gedung Pendopo Kabupaten Humbahas, Selasa (9/4).

Acara rapat dibuka secara langsung oleh Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor, SE, yang didampingi oleh Sekda Tonni Sihombing, Ketua DPRD Kabupaten Humbahas, Manaek Hutasoit, Amd, Dandim 0210/TU Letkol Inf.Rico.J. Siagian, Kapolres AKBP. DR. Mhd.R. Dayan, SH MH, Kajari Zaidar.R, Ketua KPU Binsar Pardamean Sihombing, Devisi Pencegahan dan Hubungan antar lembagaJahormat Lumbantoruan, S.Sos dan OPD, Camat Se-Humbahas, Kepala Desa/Lurah Se-Humbahas, FKUB, Lembaga Adat Dalian Natolu (LADN), seluruh Danramil, Kapolsek jajaran Humbahas, Ketua Organisasi Kepemudaan, Ketua panitia pemilihan kecamatan Se-Humbahas dan Ketua pengawas pemilihan kecamatan,

Kegiatan rapat koordinasi ini terlaksana atas kerja sama antara Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Humbahas dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dalam laporannya, Thomson Lumbantoruan menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk melihat, memonitor dan mengkoordinasikan kegiatan dari setiap stakeholder terkait, yaitu KPU, Bawaslu, Pemda Kabupaten Humbahas, Pihak Keamanan (Kepolisian, Pamong Praja dan pihak lainnya) dalam mempersiapkan pelaksanaan pemilu serentak tahun 2019 di Kabupaten Humbahas.

Ditambahkan Thomson, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dalam mengantisipasi secara dini terhadap kemungkinan terjadinya gangguan, hambatan dalam setiap tahapan pemilu. Selanjutnya perlu diinformasikan kepada masyarakat bahwa pemilu serentak akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Pemilu kali ini akan menyediakan lima surat suara diantaranya untuk DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota.
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, SE dalam sambutannya mengatakan, Bangsa Indonesia memasuki era baru dalam Pemilu, sebab baru tahun ini pemilihan presiden dan wakil presiden dan legislatif dilakukan secara serentak. Sebagai amanat dari UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemerintah dan Institusi Penyelenggaraan pemilu telah berupaya keras dalam mempersiapkan Pemilu yang jujur, bersih dan bermartabat.

“Tahapan demi tahapan berjalan dengan baik, mulai dari sosialisasi peraturan dan perundang-undangan, pendaftaran calon, penetapan calon, penetapan DPT dan sekarang masuk tahapan kampanye terbuka. Pemilihan umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat, guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis. Oleh sebab itu sangat diperlukan partisipasi seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan untuk mensukseskan pemilu,” himbaunya.

Bupati menjelaskan bahwa kegiatan rapat ini diharapkan mampu mensukseskan Pemilu dan Pilpres tahun 2019, serta menjaga stabilitas keamanan daerah terkait situasi dan kondisi saat ini.

Bupati berharap dengan adanya partisipasi masyarakat dalam pemilu, serta adanya pemilih cerdas yang terus disosialisasikan kepada masyarakat, dapat menghasilkan wakil-wakil rakyat yang terpilih memiliki integritas dan kualitas yang tinggi.

Bupati menghimbau kepada seluruh aparatur pemerintah, komponen masyarakat, tokoh politik, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat untuk membangun rasa saling pengertian, toleransi, saling dialog dan bekerja sama, agar tidak mudah terprovokasi dengan hasutan dan pengaruh negatif. (B.nababan)

 356 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *