Kepala Basarnas Bengkulu Beri Pembekalan Pada Komunitas Pencinta Alam Mukomuko

Mukomuko, JAPOS.CO – Sebagai seorang penggiat lingkungan dan pencinta alam wajib juga pengetahui pengetahuan ilmu tentang pertolongan kepada orang yang mengalami musibah pada saat melakukan aktivitas dimanapun mereka berada. 

Demikian dikatakan Kepala Kantor Basarnas Provinsi Bengkulu, Abdul Malik, S.Sos, saat memberikan pembekalan kepada Komunitas Pencinta Alam Kab. Mukomuko, Jumat (5/4). 

SAR pada hakekatnya adalah kegiatan kemanusiaan yang dijiwai falsafah pancasila dan merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi segala upaya dan usaha pencarian, pemberian pertolongan dan penyelamatan jiwa manusia dan harta benda yang bernilai dari segala musibah baik dalam penerbangan, pelayaran, bencana maupun musibah lainnya. 

Selanjutnya, Malik mengatakan bahwa pada dasarnya anak-anak komunitas penggiat lingkungan dan pencinta alam mempunyai potensi SAR didalam melakukan pencarian dan pertolongan pada saat terjadinya musibah dan bencana alam khususnya di Kab. Mukomuko, Propinsi Bengkulu karena secara geografis letaknya berada di daerah pesisir. “Kita berkomitmen, siap merangkul semua komunitas yang ada sebagai potensi sar karena Wilayah Provinsi Bengkulu secara geografis berada  di zona merah bencana gempa bumi dan tsunami,” ujarnya penuh wibawa. 

Saat dimintai keterangannya, Ketua Komunitas Pencinta Alam Oleng Adventure Team (KPA. OAT), Imron Lubis mengatakan bahwa pemuda/i akan selalu tergerak demi kemanusiaan. “Kamilah generasi pengubah dan  penerus yang akan selalu menjaga bumi ini dan melestarikannya. Kami pecinta alam yang akan selalu ada “to save the life”, karena manusia adalah bagian penting dari alam termasuk musibah dan bencana alam yang melanda negeri kita ini, kita siap untuk bergerak demi kemanusiaan,” ujar Imron penuh semangat. (Jmd)

 610 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *