Setelah 10 Tahun, Paradi Bukittinggi Bangkit Kembali

Bukittinggi, JAPOS.CO – Perhimpunan Advokat Indonesia (Paradi) Kota Bukittinggi siap memberikan bantuan hukum kepada Media dan LSM secara gratis.

Bantuan hukum yang diberikan Paradi ini apabila terjadi kasus kriminalisasi terhadap yang bersangkutan. Hal tersebut ditanggapi oleh Ketua Paradi Iskandar Khalil, SH MH yang didampingi wakilnya Boy Roy Indra, SH. Bertempat di Istana Bung Hatta, Minggu (24/3).

Dengan aktifnya Paradi Bukittinggi yang membawahi tiga wilayah kabupaten/kota yakni Bukittinggi, Lubuk Basung dan Pasaman sehingga Paradi yang mati suri setelah 10 lamanya sekarang bangkit lagi. Konsolidasi internal dan pembinaan anggota menjadi program Standar Operasional merupakan pekerjaan bagi pengurus dan akan menertibkan administrasi dan aturan sesuai dengan AD/ART organisasi tersebut. Dengan dilantiknya penggurus Paradi Bukittinggi, sampai saat ini dari 60 anggota baru 45 orang yang sudah teradministrasi.

Dalam kesempatan ini hadir Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, SH yang menyatakan siap memberikan dukungan dan rasa bangga dengan aktifnya Paradi di Bukittinggi. “Diharapkan kehadiran Paradi dapat memberikan masukan ke Pemerintah Kota, karena apapun yang kita lakukan dan apapun yang dikerjakan haruslah tetap berbijak dengan aturan dan pemerintah akan sangat terbantu dengan kehadiran Paradi,” jelas Irwandi, SH.

Wakil Walikota Irwandi juga mengingatkan agar setiap kegiatan baik dalam melaksanakan sosialisasi, pihak pemerintah kota akan selalu mengintegrasikan program pemerintah dengan Paradi.

Sementara Hasnuldi Miaz, SH MH selaku pemegang amanah dalam pengesahan Paradi mengatakan,”Selama ini yang sering terjadi ketika seorang advokat yang sudah memegang perkara penggugat lalu dibelakang layar justru advokat tersebut juga membantu tergugat. Hal inilah yang ditindak karena sudah melanggar AD/ART,” jelas Hanul mantan Hakim Tipikor di Kalimantan.

Paradi DPC Kota Bukittinggi yang membawahi tiga daerah yakni Bukittnggi, Lubuk Basung dan Pasamaman dilantik oleh Dewan Pimpinan Nasional, Zainal Marzuki selaku Wakil Ketua DPN.

Zainal Marzuki mengatakan,”Untuk anggota yang melakukan praktek yang melanggar norma dan aturan organisasi dan terbukti bersalah, mereka akan diberikan sanksi bahkan dicabut keanggotaannya dari Paradi,” tegas Zainal Marzuki. (YET)

 270 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *