Ditkrimsus Polda Jatim Periksa Anak Sulung Walikota Surabaya

Surabaya, JAPOS.CO – Pengembangan lebih dalam prihal kasus amblesnya jalan raya gubeng di Kota Surabaya pada Desember 2018 lalu, Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil menetapkan 6 tersangka atas kejadian tersebut.

Karena tidak ingin dianggap tebang pilih dalam penegakan hokum, Polda Jawa Timur memanggil Fuad Bernardi, putra dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma). Pemanggilan putra sulung Risma ini diduga terlibat dalam amblesnya jalan di jalan raya gubeng akibat peluasan RS Siloam tahun 2018.

Fuad memenuhi pemanggilan dirinya di ruangan Subdit IV Polda Jatim dan langsung diperiksa sebagai saksi oleh Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim.

Kombes Pol Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim mengatakan Polda Jatim berusaha semaksimal mungkin tidak berat sebelah sesuai ketentuan yang berlaku. “Kita dalami pasal yang bakal menjerat mereka. Upaya kita bila diperlukan tim ahli bisa kita datangkan guna pengembangan berikutnya dalam mengusut sebuah kasus kontruksi pemanggilan pemeriksaan guna pelengkap semakin mengerucut sebanyak 37 saksi keterangan berasal dari pihak pekerja kontraktor hingga pemberi izin. Untuk bagian bidang konstruksinya dan hasilnya Polda Jatim berhasil mengungkap dan menetapkan 6 tersangka. Kami ingin membuktikan siapa saja di Jawa Timur yang terlibat masalah gubeng. Ya kami periksa apalagi dugaan kuat pada bidang pembuatan perizinan dan perencanaan, apakah akibat ulah manusia atau alam, yang jelas mengarah kegagalan kontruksi,” ungkap Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Fuad Benardi anak sulung Walikota Surabaya, Risma mengatakan tidak tahu menahu dan tak ada peran buat dirinya. (Junn)

 327 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *