Jaksa Terus Sidik Dugaan Korupsi RPU, IPAL 3,5 Miliar Di Kapuas

Kuala Kapuas, JAPOS.CO – Meski belum menetapkan tersangka, namun Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng)  hingga kini terus melakukan penyidikan  terhadap proyek pembangunan Rumah Potong Unggas (RPU) dan IPAL di Kapuas, dengan meminta keterangan saksi dan ahli.  Hal itu diungkapkan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kapuas Komaidi, melalui Kasi Pidana Khusus, Syahrul Arif Hakim, saat dikonfirmasi Jaya Pos via Whatsapp, Kamis (14/3).

Pemeriksaan saksi dan ahli tersebut merupakan rangkaian penyidikan yang dilakukan pihak Kejari Kapuas sejak Juli 2018. Atas dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor)  pada proyek tersebut, menelan dana Rp 3,5 miliar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Pertanian tahun anggaran  2015 hingga 2016, dimana bangunannya  hingga kini mangkrak, tidak dioperasikan.

Dalam berita kaltengpos.co, pada 26 Juli 2018,  Syahrul Arif Hakim membeberkan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan terhadap proyek pembangunan RPU dan IPAL yang dikerjakan oleh pelaksana CV Dua Sahabat  tersebut berawal dari laporan masyarakat. Dan statusnya ditingkat ke tahap penyidikan, setelah ditemukan bahwa pelaksanaannya tidak sesuai  petunjuk teknis (Juknis) serta diduga ada kerugian negara.

Selain itu dalam berita tersebut,  Syahrul Arif Hakim juga mengungkapkan pihaknya juga telah memeriksa saksi-saksi  dan akan segera memanggil dan memeriksa pihak kontraktor pelaksana. Serta berharap proses hukum perkara RPU cepat selesai. (Mandau)

 444 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *